Kementerian Perindustrian Adakan Pelatihan Produktivitas Perkapalan Bersama IPERINDO dan JICA

0
43

SURABAYA-Dalam Kegiatan KAMPUH selama berdiri telah banyak berkembang, tidak hanya sektor jasa pelatihan yang terus berinovasi dengan memunculkan ide-ide pelatihan yang bermanfaat di masa seperti pandemi. Sebagai contoh Diklat Pengelasan Kewirausahaan dimana dalam pelatihannya siswa diajarkan untuk membuat produk yang mempunyai nilai ekonomis didalamnya.

Dari segi bisnis KAMPUH juga memproduksi berbagai macam produk diantaranya Wastafel Portable, Bilik Sanitizer, Handsanitizer Portable, Tempat tidur Rumah Sakit, Tempat Elpiji untuk Toko, tempat duduk cafe, dengan adanya siswa yang kita tarik untuk membuat produk-produk ini membuat kita dapat menyelesaikan sesuai dengan permintaan pelanggan.

Hal demikian Ditjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika menggelar Pelatihan Produktivitas Perkapalan Bersama KAMPUH mengadakan bekerjasama dengan JICA dari Jepang dan IPERINDO, untuk mengembangakan pembukaan pelatihan prosedur pembuatan Kapal dan manajemen pruduksi, yang di buka Direktur Jenderal ILMATE Kementerian Perindustrian, Taufiek Bawazier secara virtual dari Jakarta.

Ir. Moch Moenir Presiden Direktur Kampuh Welding Indonesia saat memberi penjelasan kepada undangan di perbengkelan Kampuh Sambikerep Surabaya.

Ir. Moch Moenir Presiden Direktur Kampuh Welding Indonesia mengatakan, kegiatan ini adalah kerjasama Kementerian perindustrian, JICA dan Iperindo yang diselenggarakan pertama di Surabaya sera nantinya di Jakarta. Dedangakan anggota Iperindo yang ikut yaitu 10 Galangan Kapal di Surabaya.

Sedangkan ini adalah “program modifikasi galangan Kapal yang proyeknya sudah di canangkan beberapa tahun lalu. Sementara kuota yang ikut 2 orang setiap Galangan kapal dan totalnya 20 seluruhnya dengan di Jakarta untuk meningkatkan manajemen sisitem di Galangan Kapal.” Jelas Moenir, di Gedung Aula Kampuh Surabaya, Senin (19/9/22).

Anita Puji Utami, Ketua Umum Iperindo (Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia) usai acara si komdirmasi Wartawan menjelaskan, ini adalah program kerjasama JICA bersama Iperindo dengan anggota 10 dari Surabaya dan 10 dari Jakarta. Tentunya 20 anggota Iperindo bisa mewakili embrio difalam melaksanakan si galangan itu sendiri.

“Jadi untuk meningkatkan update dari sisi kualitas bekerjasama dengan JICA Jepang, sehongga perlu peningkatan kecepatan Kapal. Dengan adanya kerjasama ini, tentunya pelaksanaan Kapal Indonesia ini semakin lebih baik lagi, lebih cepat dan juga bersaing ditingkat Nasional maupun Internasional”, harap Anita.

Kata Anita, peningkatan sdm sistem manajemen ini tentunya bukan hanya di Indonesia. Tetapi kita akan melakukan studi banding ke Galangan Kapal Jepang bagaimana mereka melakukan secara egesien secara berkuitas dan juga hal ini bukan hanya belajar teori, namun belajar praktek serta ada sikulasi-sikulasi yang juga di ajarkan bagaimana menghadap trobosulter apabila dilkaukan pembangunan Kapal di Indonesia.

“Kerjasama mulai hari ini, 19 Deptember sampai 2024. Dengan ada beberapa tahapan yang dilakukan lokal indonesia serta berikutnya, pada tahun 2023 akan ada kunjungan yang dilakukan di Jepang.” Pesan Anita.

Sementara menanggapi kerjasama ini, Andi komara, koordinator fungsi sektor industri maritim Direktorat Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, menyampaikan, Galangan Kapal itu, sebagai industri Kapal yang di prioritaskan. Karena dibutuhkan padat karya, padat modal dan padat teknologi, jadi kontribusi ini memiliki nilai tambah untuk prosuksi itu sendiri.

Terkait program ini, kita sedang menyusun rancangan peraturan pemerintah terkait Industri Maritim dab Jasa Maritim dan di rtb itu ada bebarapa peraturan turunan yang mensorong daya saing serta kemampuan produksi galangan kapal itu sendiri, tuturnya.

Hirofumi Doi Agen Galangan Kapal Japan International Cooperation Agency (JICA) menyampaikan, JICA kerjasama dalam bidang pengetahuan kepada indonesia, sehingga di cetuskan program-program lewat Iperindo yang di kerjakan sekarang ini dalam pelatihan. Terutama dalam pembaharuan sistem pembangunan perkapalan di Indonesia. {JAcK}