Home / Hukrim / PN Surabaya Kerjasama Pemkot Surabaya Lakukan Tes Swab Pada Hakim dan ASN
DR.Jony.SH,MH ketua pengadilan Negeri Surabaya, dan inzet Martin Ginting SH, MH Humas PN Surabaya.

PN Surabaya Kerjasama Pemkot Surabaya Lakukan Tes Swab Pada Hakim dan ASN

SURABAYA-Sesuai keputusan Gubernur Jawa Timur 188/7/Kpts/013/2021 tanggal 9 Jan 2021 yakni pemberlakuan PSBB maupun pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) guna untuk mengendalikan penyebaran Covid-19.

Pengadilan Negeri Surabaya bekerjasama dengan Pemerintah Kota Surabaya (Pemkot) Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 akan melakukan tes swab terhadap seluruh hakim dan pegawai di Gedung Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

Humas PN Surabaya, Martin Ginting dalam relist pers mengatakan, pelaksanaan tes swab terkait Covid-19 terhadap Hakim, pegawai aparatur sipil negara (ASN), staf, honorer maupun security di PN Surabaya.

“Tes swab secara massal akan dilaksanakan Rabu (13/1/2021). Mengingat beberapa kali ada yang terpapar virus Covid-19 di Pengadilan Negeri Surabaya,” ujar Martin Ginting, Selasa (12/1/2021).

“Jadi yang wajib stand by di pengadilan hanya di bagian pelayanan saja. Seperti, hakim yang menyidangkan perkara tertentu, security maupun staf bagian pelayanan masyarakat. Selebihnya, bekerja dari rumah atau work from home (WFH),” ungkapnya.

Martin menyebutkan, aktivitas persidangan di PN Surabaya dengan cara menghimbau kepada seluruh majelis hakim agar menunda persidangan seluruh perkara diatas 14 hari sejak hari senin tgl 11 Januari 2021.

“Di himbau kepada masyarakat agar untuk sementara waktu tidak berkunjung ke PN Surabaya bila keperluan tidak mendesak, juga kegiatan pelaksanaan eksekusi yang berpotensi mengundang kerumunan massa dalam jumlah banyak, untuk sementara di Pending,” anjurnya.

Kata Ginting, masyarakat yang hendak mengadakan unjuk rasa di lingkungan PN Surabaya tidak di ijinkan.
“Kecuali persidangan perkara pidana yang hampir habis masa penahanannya dapat di gelar persidangannya,” rincinya.

Namun, ada beberapa yang wajib di patuhi diantaranya tetap mematuhi protokol kesehatan dan kegiatan persidangan secara terbatas. Agar kerumunan masyarakat di PN Surabaya dapat di minimalisir, sehingga penyebaran virus dapat ditekan.

Tujuanya dilakukan swab kali ketiga ini, agar pimpinan dapat mengetahui sejauh mana tingkat penyebaran virus Covid-19 di areal PN Surabaya akibat kunjungan para pengguna jasa di pengadilan yg berasal dari berbagai kota karena interaksi masyarakat antar daerah sangat tinggi di PN sby karena keperluan persidangan.

“Bila hasil swab ternyata tingkat terpaparnya, maka kemungkinan KPN segera berkoordinasi dengan KPT JATIM untuk mengambil langkah antisipatif kebijakan lock down ke- 3 atas pelayanan publik di PN Surabaya,” tegasnya. {Soni/BS}

About redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

x

Check Also

Hakim Praperadilan PN Jakarta Selatan Memerintah Kasus Chat Mesum HRS Dibuka Kembali

JAKARTA-Hakim praperadilan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan memerintahkan agar kasus chat mesum Habib Rizieq Shihab, ...