Home / Hukrim / 7 Orang Positif Corona, PN Surabaya Hentikan Sementara Pelayanan Sidang
Kantor PN Surabaya saat melakukan rapid test.

7 Orang Positif Corona, PN Surabaya Hentikan Sementara Pelayanan Sidang

DETEKTIFNEWS.com: Beduar Sitinjak

SURABAYA-Dalam mencegah Penularan Covid 19 di lingkungan kerja PN Surabaya, bahwa sejak adanya bencana penyebaran Covid 19 di Indonesia, termasuk di wilayah Surabaya raya, maka PN sby tetap konsisten berupaya mencegah penyebaran virus di lingkungan Pengadilan Negeri kelas 1 khusus Surabaya.

Pengadilan Negeri Surabaya merupakan instansi pelayanan publik yg wajib meminimalisir adanya ancaman Virus bagi pengguna jasa keadilan maupun pengunjung. Semenjak adanya penyebaran Cobid-19 yang melanda indonesia, PN Surabaya sudah 3 x melakukan rapid test.

Bahkan saat kondisi new normal saat ini, telah banyak muncul CLUSTER-CLUSTER Covid 19 di kantor-kantor, untuk mengantisipasi agar tdk muncul penyebaran virus di kantor-Kantor tersebut.

Martin Ginting, SH, MH mengatakan, Dalam neww normal saat perayaan Idhul Adha 1441 H ysng dikhawatirkan banyak ASN PN Surabaya yg mudik di Hari Raya Qurban pada 11 Juli 2020 lalu, dan mereka akan membawa Virus dari LUAR KANTOR. Maka utk memonitor sejauh mana penyebaran covid di PN SBY, Pd tgl 3 Agustus 2020 telah di lakukan Rapid test utk seluruh ASN , HONOR di PN Surabaya. Sehingga Hasilnya terdapat 9 orang yg Reaktif.

Martin Ginting Kahumas PN Surabaya ketika memberikan keterangan PERS.

Selanjutnya terhadap mereka yg reaktif langsung di lakukan SWAB dan kemarin sekitar jam 19.00 wib telah diperoleh hasil bahwa terdapat 5 orang yg dinyatakan POSITIF terjangkit Virus Covid 19. Dan 1 orang ASN yang di Swab mandiri juga terpapar, terangnya.

Kata Martin, Dari hasil swab juga terdapat 7 orang ASN PN Surabaya positif Covid 19 termasuk 1 orang hakim. Saat ini 5 orang yg terpapar tsb telah dirawat di Asrama haji Sukolilo Surabaya yg di tangani oleh Gugus tugas covid , 1 orang isolasi mandiri dan 1 orang hakim di rawat di RS Jawabarat.

Dengan adanya hasil positif tersebut, Untuk memutus mata rantai covid 19 di PN Surabaya agar tidak berkembang. Maka setelah di laporkan dan di koordinasikan kepada Kepala Pengadilan Tinggi (KPT) JATIM, akhirnya Ketua PN Surabaya melakukan penundaan semua pelayanan ( LOCK DOWN) kecuali penaganan Upaya hukum persidangan perkara pidana yg akan habis masa tahanan dan Penerimaan surat yg dilayani di FRONT OFICE, tegasnya.
Penundaan pelayanan ini adalah, “kali kedua dilakukan utk memutus mata rantai penyebaran virus dan utk menghindari adanya cluster virus di ruang kerja PN Surabaya. Karena Keselamatan dari para ASN PNS PN Surabaya menurut pimpinan adalah hal paling utama sbg bahan pertimbangan utk menghentikan pelayanan”, imbaunya.

Lanjut Martin, Prinsipnya di Hentikan pelayanan sementara dengan pengecualian selama 2 minggu sejak 10 Agustus 20 dengan harapan lingkungan PN SBY menjadi Sterill. Sedangkan Pada tgl 24 Agustus 20 pelayanan akan dibuka normal kembali.

“Demikian disampaikan agar Publik pengguna jasa PN Surabaya maupun para pihak yg sedang berperkara atau para keluarga para terdakwa serta para advokat dan JPU dapat mengetahui dan memakluminya”, tutup Martin Ginting.

About redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

x

Check Also

HMI Cabang Surabaya Dukung Gelar Ops Yustisi Protokol Kesehatan

SURABAYA-Perihal dalam penerapan Protokol Kesehatan dengan menerjunkan Tim Hunter sebagai Tim Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan ...