Bambang Haryo Soroti Bandara Kertajati, Saat Ini Masih Sepi

Dok: Bambang Haryo anggota komisi V DPR RI Saat sidak di Bandara Kertajati, Majalengka Jawa Barat.

JABAR, {DETEKTIFNEWS.com}- Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati Majalengka di kabarkan sepi penerbangan dan masih di bawah rata-rata. Hal ini pun membuat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat turun tangan.

Pemprov meminta agar Aparatur Sipil Negara (ASN) menggunakan Bandara Kertajati untuk setiap perjalanan udara. Lantas, apa sih masalah yang membuat bandara saat ini masih sepi?

Bandara Kertajati Majalengka Jawa Barat saat ini masih sepi

Bandara Kertajati tersebut menjadi viral di beritakan media pada bulan Mei 2018, karena disoroti Bambang Haryo Soekartono Anggota Komisi V DPR RI dapil 1 Surabaya-Sidoarjo Jatim.

Sorotan Bambang Haryo terhadap prmbangunan Bandara Kertajati Jawa Barat, bahwa pembangunannya terlalu dipaksakan dengan anggaran proyek itu mencapai Rp. 4,8 Triliun juga pengoperasiannya terlalu menggebu-gebu, padahal azas manfaatnya tidak ada.

“Belum lagi anggaran yang di kucurkan dari pusat APBN Rp. 2,6 Triliun serta dari Pemda APBD mengeluarkan Rp. 2,2 Triliun, sehingga peoyek pembangunan Bandara Kertajati menghabiskan anggaran menjadi Rp.4,8 Triliun”, ungkap Bambang.

Bambang menjelaskan, Bandara Kertajati dibangun diatas lahan produktif sekitar 2000 hektar dan pada saat itu rakyat mempertahankan tanahnya agar jangan di bangun. Namun fungsi Bandara sering tidak dipakai alias sepi.

Sesuai Fakta penemuan Bambang Anggota DPR RI, bahwa Bandara Kertajati baru didarati awal kali pada 8 Juni 2018, dan hanya satu maskapai pelat merah yaitu Citilink. Tapi, “mengalami kerugian lantaran sepi penumpang”, tegas Bambang. {Jack}