Meninggalnya Penumpang Diatas Kapal Dalam Penyidikan Polisi, Donie: PT. DLU Berlayar Sesuai SOP

0
16

SURABAYA-Seorang penumpang anak berusia 12 tahun berinsial DP, diatas kapal Motor (KM) Dharma Kencana 7 dalam pelayaran tujuan Makassar diduga di aniaya beberapa penumpang karena mencuri HP. Ibu korban Ratnasari sempat menuding bahwa anakknya meninggal di pukul petugas, pernyataan saat itu diiatas terlalu dini sebab belum ada pemeriksaan pihak ke Polisian saat itu.

Ibu korban, Ratnasari, ketika kejadian kepada media menerangkan, bahwa anaknya yang masih berusia 12 tahun dituduh mencuri ponsel salah satu penumpang kapal. Tetapi korban sempat mengelak tidak mengamil handphone. Ketika di bujuk ibu nya, korban mengakui perbuatannya tapi barang buktinya sudah dibuang dibuang ke dalam laut.

Atas kejadian ini, Pihak PT.DLU saat di konfirmasi mengatakan, sebenarnya yang menganiaya sampai meninggalnya anak itu belum tau. Sebeb bahwa kasus tersebut saat ini tengah diproses oleh Polres Pelabuhan Makasar.

“Saat ini kasusnya tengah diproses polisi, kita tunggu saja hasil visum dan penyelidikan polisi” ujar Donie Surya General Manager Cabang PT.DLU Tanjung Perak Surabaya di Kantornya, Senin (27/6/2022).

Donie menjelaskan, seperti tudingan petugn petugas kapal yang ikut menganiaya korban sampai meninggal saat mengetahui ada kasus pencurian, hal itu belum diketahui sampai sekarang. Sedangkan Kami melayani transpotasi laut sudah puluhan tahun. Dan Semua penanganan tetap sesuai SOP. Bila ada kasus pencurian diatas kapal dan ada tersangka serta korbannya kita langsung amankan, begitu kapal sandar sampai tujuan langsung kita serahkan ke polisi, tega Donie

Keterangan yang dihimpun media ini, dugsan korban pencurian tersebut adalah seorang pejabat yang membawa 2 orang ajudannya. Kini korban pencurian dan 2 ajudannya bersama kru Kapal sedang diperiksa intensif atas dugaan penganiayaan yang mengakibatkan tewasnya anak kecil berumur 12 tahun.

Dalam kejadian ini, di kabarkan ada 6 orang diperiksa sebagai saksi dalam penganiaayaan tersebut. Sampai berita ini diturunkan pihak penyidik Polres Pelabuhan Makassar belum berhasil di hubungi, sejauh mana kelanjutan proses pemmeriksaan yang dilakukan. {JAcK}