Connect with us

Hukrim

Suhartati Kembali Teriak Terkait Gugatan PMH Eksekusi Rumah Tidak Diterima di PN Surabaya

Published

on

Suhartati penggugat baju biru mengangkat tangan sambil teriak

SURABAYAPasutri Messaskh dan Suhartati mencari keadilan masih gagal kembali teriak dan meneteskan air mata, karena gugatan PMH No. 316 terkait rumahnya yang di eksekusi tidak diteriama alias ditolak. Putusan tersebut, di ketuai Hakim ketua DR. Johannes, SH, MH yang digelar di ruang Candra Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu (16/62021).

Dalam gugatan itu, pihak penggugat merasa keberatan atas eksekusi rumahnya yang dilakukan oleh Panetera Pengadilan Negeri Surabaya dan Juru sita atas pengosongan rumahnya yang terletak dibukit Talaga Glof Blok TA 6, Kav nomer 27 Kelurahan jeruk Kecamatan Lakarsantri Surabaya, dengan memakai Amar Putusan yg di duga juga tidak sah dan tidak di Aanmaning.

Atas dasar diduga eksekusi rumahnya tidak sah, sehingga Penggugat Ir. Suhartati Messaskh didepan Hakim Ketua Johannes memohon Keadilan,
Sebelumnya penggugat memohon keadilan tolong serta meminta keadilan agar di usut dan di Periksa terkait penemuan adanya penggantian dan Perubahan Bukti TT – 10 dan T I II III- 5 yg terdapat dalam Berkas Perkara 316. Didepan hakim, penggugat memberikan data yang diduga ada perubahan berkas, karena Berkas yang ditemukannya ada cap stempel basah.

Usai sidang kepada Wartawan Suhartati menjelaskan. Saya selalu kecewa atas putusan majelis Hakim yang menolak gugatan PMH tentang eksekusi rumah itu, sidang tujuannya untuk mencari keadilan. Karena ada bukti penetapan eksekusi yang berbeda dengan Amar Putusan pada saat jabatan Djamaludin dan Juru sita melakukan eksekusi terhadap rumah saya, dan tidak ada penyerahan obyek eksekusi pada Amar Putusan maupun penetapan, tetapi oleh Jurusita Joko Subagiyo di serahkan kepada Citraland lahan dan rumah saya.

“Tetapi saya tetap berupaya dan saya masih berharap masih ada Hakim yang adil selain putusan ini, maka saya akan membuat gugatan baru nanti agar mereka tau bahwa saya menuntut kebenaran dan keadilan”, ujarnya pada wartawan sambil terisak isak.

Kata Suhartatik, yang saya gugat adalah Ketua Pengdilan, Juru Sita dan Panitera, Bukan hakim dalam perkara seperti yang di bacakan Hakim tadi. Bahkan dalam persidangan, bukti mereka rubah.

“Saya tidak terima, karena Hakim dalam putusan ini sangat melenceng, karena putusan tidak diterima. Pasti akan saya buat gugaatan baru”, tegas Suhartati diruang Candra usai Sidang putusan.

Perlu di ketahui terkait gugatan tersebut, Pada saat itu tidak ada cap basah, setelah saya berjuang kami menemukan bukti yang kami rasa menyimpang, ada tanda tangan Nursyam mantan ketua PN Surabaya, dengan adanya tanggal , hari dan tahun Pembuatan 14 November 2020 terus di coret atasnya, jelas pencoretan di buat oleh pembuat surat tersebut karena adanya kesalahan. Sedangkan kita tahu Pak NurSyam sudah tidak menjabat Ketua PN lagi dan sudah Pindah kehakim tinggi, jelas Suhartati.

Kata Suhartati, Setelah inzage (proses pemeriksaan berkas banding), ternyata sangat terkejut penggugat mendapati bahwa Bukti yang di ajukan oleh Turut Tergugat pada TT – 10 dan T I II III – 5 sudah berubah dan di rubah di luar persidangan dan tidak sesuai lagi dengan yang semula di ajukan pada sidang Pembuktian oleh Para Tergugat dan Turut Tergugat yang mana meninggalkan bukti nyata bahwa adanya kejanggalan pada Bukti TT- 10, yang berubah halaman bertambah dengan penambahan tanda tangan Ketua Pengadilan dan Tanda Tangan Panitera Djamaluddin pada Penetapan Eksekusi no 77/ Eks/ 2018/ PN Sby jo 897/ Pdt. G / 2014/ PN Sby Jo 298 / Pdt. G/ 2016 / PT jo 2202 / K / 2017 tertanggal 14 November 2019, atas permohonan Eksekusi oleh Pemohon Eksekusi 2019 yang tidak pernah di Aanmaning dan di beri teguran lainnya.

Atas perubahan dan penambahan halaman pada penetapan di atas, justru di tambah dengan stempel basah pada masing-masing halaman sehingga ada 2 stempel menumpuk dengan stempel fotocopy dan di beri materai. Padahal, menurut penggugat pada pemeriksaan dengan teliti dan di buktikan pada daftar bukti TT- 10 sebenarnya adalah Fotocopy sesuai dengan salinan asli yang di beri materai cukup. Dan bukan legalisiran basah cap pengadilan, ungkapnya. {JAcK}

 

 

 

Hukrim

Mutasi Beberapa Pejabat Utama, Kapolresta Dan Kapolres Wilayah Jatim

Published

on

By

SURABAYA-Untuk beberapa jajaran di Polda Jawa Timur di mutasi, sehingga Tongkat Komando kepemimpinan diserahterimakan, sesuai Surat Telegram Kapolri TR/1506/ VII/KEP/2021 tertanggal 26 Juli 2021.

Salah satunya yaitu Kapolrestabes Surabaya Polda Jatim Kombes Pol Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P jabatan baru sebagai WAKAPOLDA SULAWESI UTARA.

Penggantinya adalah Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan, S.H., S.I.K jabatan lama KABAGRENMIN DIVKUM POLRI untuk menjabat Kapolrestabes Surabaya Polda Jatim.

Terkait mutasi ini adalah hal yang biasa di Polri untuk penyegaran organisasi,” tutur Kabidhumas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, S.I.K. Senin 26 Juli 2021.

Selain itu Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Polda Jatim AKBP Ganis Setyoningrum, S.Si yang bergeser untuk menjabat KASUBAGDALGAR BAGREN ROREIN BARESKRIM POLRI.

Penggantinya AKBP Anton Elrino Trisanto, S.H., S.I.K., M.Si yang sebelumnya menjabat KABAGOPS POLRESTABES SURABAYA Polda Jatim, untuk menjabat sebagai Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Polda Jatim.

Berikut mutasi Perwira di wilayah Polda Jawa Timur:

Untuk TR Kapolri: ST/1506/VII/KEP./2021 TGL 26-07-2021

1. KOMBES POL JOHNNY EDDIZON ISIR, S I.K, M.T.C.P. NRP 75060702 KAPOLRESTABES SURABAYA POLDA JATIM SBG WAKAPOLDA SULUT

2. KOMBES POL AKHMAD YUSEP GUNAWAN, S.H., S.I.K. NRP 73060608 KABAGRENMIN DIVKUM POLRI DIANGKAT SBG KAPOLRESTABES SURABAYA POLDA JATIM

3. KOMBES POL DWI SARWI LARASATI, S.H. NRP 63070918 KABAGRENPROGAR RORENA POLDA JATIM SBG PAMEN POLDA JATIM (DLM RANGKA PENSIUN)

Untuk TR Kapolri: ST/1507/VII/KEP./2021 TGL 26-07-2021

1. KOMBES POL dr. HISBULLOH HUDA, Sp.PD. NRP 66070549 KABIDDOKKES POLDA JATIM SBG TENAGA DOKKES INVESTIGASI KEPOLISIAN MADYA TK. II PUSDOKKES POLRI

2. KOMBES POL dr. ERWIN ZAINUL HAKIM, M.A.R.S. NRP 71020318 KABIDDOKKES POLDA NTB SBG KABIDDOKKES POLDA JATIM

3. KOMBES POL ASEP IRPAN ROSADI, S.I.K., M.P.A. NRP 77081071 KASUBDITBINTIBSOS DITBINTIBMAS KORBINMAS BAHARKAM POLRI SBG DIRBINMAS POLDA JATIM

Untuk TR Kapolri: ST/1508/VII/KEP./2021 TGL 26-07-2021

1. AKBP FESTO ARI PERMANA, S.l.K. NRP 79020731 KAPOLRES MAGETAN POLDA JATIM SBG KASUBBAGRENMIN DITTIPIDEKSUS BARESKRIM POLRI

2. AKBP YAKHOB SILVANA DELARESKHA, S.l.K., M.Si. NRP 77010850 KASUBDIT IV DITRESKRIMSUS POLDA JATIM SBG KAPOLRES MAGETAN POLDA JATIM

3. AKBP LEONARD M. SINAMBELA, S.H., S.l.K., M.H. NRP 78081179 KAPOLRES BLITAR POLDA JATIM SBG WAKAPOLRESTA TANGERANG POLDA BANTEN

4. AKBP ADHITYA PANJI ANOM, S.l.K. NRP 81040857 KASUBDITREGIDENT DITLANTAS POLDA JATIM SBG KAPOLRES BLITAR POLDA JATIM

5. AKBP GANIS SETYANINGRUM, S.Si. NRP 73060624 KAPOLRES PELABUHAN TANJUNG PERAK POLDA JATIM SBG KASUBBAGDALGAR BAGREN RORENMIN BARESKRIM POLRI

6. AKBP ANTON ELFRINO TRISANTO, S.H., S.I.K., M.Si. NRP 80081146 KABAGOPS POLRESTABES SURABAYA POLDA JATIM SBG KAPOLRES PELABUHAN TANJUNG PERAK POLDA JATIM

7. AKBP RONALD ARDIYANTO PURBA, S.I.K. NRP 78081258 KAPOLRES MAGELANG POLDA JATENG SBG WADIRRESKRIMUM POLDA JATIM

8. AKBP ROBERTUS BELLARMINUS HERRY ANANTO PRATIKNYO, S.I.K., M.H. NRP 75091067 KAPOLRES SAMBAS POLDA KALBAR SBG KABAGRENPROGAR RORENA POLDA JATIM

9. AKBP ROFIKOH YUNIANTO, S.J.K. NRP 81040861 KASUBDIT I DITRESKRIMUM POLDA JATIM SBG KAPOLRES TANAH LAUT POLDA KALSEL

10. AKBP MARIYONO, S I.K, M.Si. NRP 79061511 KAPOLRES SERANG POLDA BANTEN SBG KABAGDALOPS ROOPS POLDA JATIM

Untuk: ST/1510/VII/KEP./2021 TGL 26-07-2021

1. KOMBES POL dr. RONI SUBAGYO, Sp.KJ. NRP 64040992 ANALIS KEBIJAKAN MUDA BIDANG DOKPOL BIDDOKKES POLDA JATIM (KPLB KBP TMT 25-2-2021) SBG TENAGA DOKKES INVESTIGASI KEPOLISIAN MADYA TK. III PUSDOKKES POLRI. {Bts/BS}

Continue Reading

Hukrim

Tanah PT APIM Bermasalah, Gugatan Penggugat Dikabulkan

Published

on

By

Sidang putusan tergugat PT. APIM

SURABAYA-Setelah hampir jatuh pailit, PT Avila Prima Intra Makmur ( APIM ) perusahaan yang dipimpin oleh Sutjianto Kusuma sebagai Presiden Direktur, kembali kalah atas gugatan perbuatan melawan hukum (PMH) yang diajukan oleh Budi Said, Tjioe Sien Jap, dan Hariyono Subagyo di Pengadilan Negeri Surabaya.

Pada persidangan perkara register nomor 61/Pdt.G/2021/PN.Sby, Senin (26/07/2021) telah diputuskan oleh majelis hakim yang di ketuai Sudar dalam amarnya mengabulkan gugatan penggugat, “Menyatakan Tergugat I, PT Avila Prima Intra Makmur telah melakukan perbuatan melanggar hukum,” tegas Sudar saat membacakan amar putusan kemarin.

Selanjutnya Majelis Hakim menyatakan bahwa asset tanah Seluas 185.414,28 m2 di Sidoklumpuk, Sidoarjo, yang sebagian bersertipikat hak guna bangunan atas nama PT. Avila Prima Intra Makmur, di dalam area Komplek Perumahan Argent Parc Sidoarjo, sejumlah 60% dari tanah tersebut merupakan hak dari Para Penggugat masing-masing sebesar 20%.

Menurut informasi yang dihimpun, pada perkara No. 52/Pdt-Sus.PKPU/2020/PN.Niaga.Sby, dalam pengurusan Tim Pengurus Bonar Parulian Sidabukke, SH., G.Dip., L.L.M, C.L.A, dan Yandi Suhendro SH, C.L.A, C.P.L, C.P.C.L.E, Bank UOB Indonesia merupakan kreditur pemegang hak tanggungan terkait tanah di Sidoklumpuk, Sidoarjo tersebut, oleh karena itu PT Bank UOB Indonesia (United Overseas Bank Indonesia) juga turut digugat dalam perkara ini.

Bonar Parulin Sidabuke, ketika dikonfirmasi terkait putusan perkara tersebut yang berkaitan dengan posisi para kreditur PT Avilla menyampaikan, “Kalau dalam konteks homologasi, bila ada pihak dirugikan dalam artian Debitor tidak bisa melaksanakan apa yang disepakati di dalam PKPU, maka dapat diajukan Pembatalan Perdamaian”, tutur Bonar saat dikonfirmasi via pesan WhatsApp(WA), Selasa (27/7).

Sedangkan terkait dengan adanya beberapa pembeli rumah di Argent Parc, dan menjadi kreditur saat itu Bonar membenarkan.” Memang iya ada beberapa pembeli rumah argent parc yang juga ikut ” imbuhnya.

Lebih lanjut, saat ditanya terkait Aset yang di putuskan juga merupakan hak dari para pengggugat sesuai putusan perkara 61/Pdt.G/2021/PN.Sby yang dibacakan, dan nasib dari para pembeli rumah Argent Parc juga dapat dirugikan dengan tindakan PT APIM, karena status hak atas tanahnya menjadi tidak jelas, Bonar menyampaikan bahwa pihak yang dirugikan dapat mengajukan pembatalan perdamaian.

Sementara itu, Ening Swandari, kuasa hukum para penggugat dalam perkara PMH, saat dikonfirmasi terkait perkara yang ditanganinya saat ini belum memberikan komentar meski telah membaca pesan di WhatsApp. {SN}

Continue Reading

Hukrim

Tim Intelijen Kejari Surabaya Amankan  Kurir Oksigen 

Published

on

By

Tim Intelijen Kejari Surabaya saat Meringkus Kurir Oksigen.

SURABAYA-Seorang pria berinisial A (19) berhasil diringkus oleh tim intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya pada pada siang tadi di kawasan Sukomanunggal. Surabaya ditangkap lantaran menjadi kurir tabung oksigen berisi 1 m3 yang dijual di atas kewajaran.

Tersangka merupakan pegawai di PT FM yang berlokasi di kawasan Mulyosari. Menurut pengakuan tersangka, perusahaan tersebut bergerak di bidang penjualan alat-alat kesehatan (Alkes).

Kepala Kejaksaan Negeri Surabaya, Anton Delianto SH., MH., saat dikonfirmasi terkait penangkapan tersebut membenarkan. Kemudian ia menjelaskan bahwa kronologi penangkapan tersebut bermula saat pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat adanya perusahaan yang menjual tabung gas di atas harga kewajaran.

” Satu buah tabung berisi 1 m3 oksigen dijual di atas harga kewajaran, sekira Rp 4,5 juta per tabungnya. Kalau yang lengkap (regulator dan troli tabung oksigen) seharga Rp 6,5 juta,” tutur Anton,

Usai mendapatkan informasi tersebut, lanjut Anton, bahwa pihaknya bergerak cepat menurunkan Tim Intelijen untuk melakukan penyelidikan. Tim kemudian melakukan undercover buy 2 unit tabung oksigen dan akhirnya berhasil mengamankan pelaku.

” Saat diamankan, pelaku kooperatif. Kita juga mengamankan barang bukti berupa 2 buah tabung oksigen seharga Rp 11 juta,” kata Anton.

Lebih lanjut Anton menerangkan, usai penangkapan pihaknya langsung berkoordinasi dengan Polrestabes Surabaya. Saat ini pelaku telah diserahkan ke Satreskrim Polrestabes Surabaya untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.

” Kegiatan ini dilaksanakan oleh Kejari Surabaya sesuai perintah Jaksa Agung RI untuk mendukung PPKM Level 4 untuk melakukan penindakan terhadap setiap orang yg berusaha menimbun, mempermainkan harga dan menghambat distribusi obat2an dan alat kesehatan terkait penanganan Covid-19,” tegasnya. {SN}

Continue Reading

Trending