Connect with us

Transportasi

2 Terminal Pelindo III Dilengkapi QR Kode, Pengangkutan Peti Kemas Lancar Tanpa Pungutan Liar

Published

on

SURABAYA-Berbagai upaya dilakukan BUMN operator pelabuhan PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) atau Pelindo III untuk meningkatkan layanan jasa kepelabuhanan. Salah satunya dengan penggunaan sistem informasi pada layanan operasional perusahaan. Selain memberikan kemudahan, penggunaan sistem informasi juga digunakan perusahaan untuk menghilangkan adanya pungutan liar di pelabuhan.

VP Corporate Communication Pelindo III Suryo Khasabu mengatakan penggunaan sistem informasi telah digunakan perseroan di beberapa terminal pelabuhan.

Ia mencontohkan penggunaan sistem informasi di Terminal Petikemas Surabaya (TPS) yang digunakan pada proses penerimaan peti kemas. Menurutnya setiap peti kemas yang akan masuk ke Terminal Petikemas Surabaya sebelumnya sudah didaftarkan oleh perusahaan pelayaran.

Selanjutnya pengguna jasa dapat mencetak E-CEIR (Electronic Container Equipment Interchange Receipt) yang dilengkapi dengan QR-Code untuk selanjutnya diberikan kepada para pengemudi truk pengangkut petikemas.

“Pengemudi truk lalu menuju gerbang masuk bersama petikemasnya dan menempelkan QR-Code yang terdapat pada E-CEIR ke QR-Code Reader yang ada di gerbang. Setelah itu ada proses untuk mengecek kesesuaian petikemas dengan data yang diinput pada awal pengajuan. Jika sesuai maka selanjutnya akan memperoleh job slip,” jelasnya pada media ini, Kamis (17/321).

Dengan berbekal job slip, pengemudi truk selanjutnya menuju lokasi penumpukan peti kemas sesuai informasi yang ada pada dokumen tersebut. Pada sisi lain, terminal memberikan perintah kepada operator alat bongkar muat melalui sistem yang disebut dengan VMT (Vehicle Mounted Terminal) untuk memindahkan peti kemas dari truk ke lapangan penumpukan.

“Jika pengemudi truk menuju lokasi yang berbeda dengan lokasi yang ada di job slip maka tidak akan dilayani, karena lokasi penumpukan peti kemas sudah ditentukan oleh sistem VMT tadi,” tambah Suryo.

Penggunaan sistem informasi menjadikan semua pergerakan peti kemas di dalam terminal telah tercatat dan ditentukan. Hal tersebut memudahkan dan menghindari adanya interaksi langsung antara pekerja dengan pengguna jasa. Dengan hilangnya interaksi langsung tersebut maka pungutan liar dengan dalih untuk mempercepat ataupun memuluskan proses pelayanan dapat dihilangkan.

“Bahkan di Terminal Teluk Lamong, terminal kami yang lain, sudah tidak dijumpai lagi orang di lapangan, semua sudah dikendalikan oleh sistem yang terintegrasi,” lanjutnya.

Ketua DPC Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Surabaya Putra Lingga menyebut penggunaan sistem informasi di Terminal Petikemas Surabaya maupun Terminal Teluk Lamong memudahkan para anggotanya untuk melakukan pengiriman maupun pengambilan peti kemas. Sistem tersebut memberikan informasi mengenai ukuran peti kemas, nomor peti kemas, nomor kendaraan (truk), lokasi penumpukan petikemas, hingga nama pengemudi truk yang masuk ke dalam terminal. Hal tersebut meminimalkan adanya transaksi di luar sistem yang telah tercatat sesuai dengan pelayanan yang diberikan terminal.

“Semua sudah tercatat, tidak ada setoran dalam bentuk apapun, apalagi pungutan untuk dilayani terlebih dahulu. Selama tercatat di dalam sistem maka akan dilayani oleh terminal, itu pengalaman saya pribadi,” urainya.

Selain itu, katanya, setiap sudut terminal juga telah dilengkapi dengan kamera pengawas (CCTV). Sehingga setiap tindakan yang dilakukan oleh petugas maupun pengguna jasa akan terlihat dengan jelas. Dengan demikian tindakan pungutan liar sudah selayaknya tidak terjadi lagi.

“Kalaupun ada pungutan liar itu tidak terjadi di dalam terminal, tetapi terjadi di luar terminal. Kalau di dalam terminal seperti di Terminal Petikemas Surabaya dan Terminal Teluk Lamong sudah tidak ada pungutan liar,” tegasnya. {JAcK}

Pelabuhan

Emil Wagub Jatim, Tinjau Bongkar Muat Iso Tank Liquid Oksigen di Tanjung Perak

Published

on

By

Wakil Gubernur Jawa Timur (Wagub Jatim) Emil Elestianto Dardak Saat Meninjau Iso Tank di Pelabuhan Tanjung Perak.

SURABAYA-Wakil Gubernur Jawa Timur (Wagub Jatim) Emil Elestianto Dardak mengapresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang berkontribusi terhadap pengiriman bantuan Iso Tank yang berisi oksigen liquid untuk Prov. Jatim.

Kedatangan Wagub Jatim di Pelabuhan Tanjung Perak di disambut oleh Dirut BJTI, Arief Prabowo dan GM Terminal Nilam-Mirah, I Nyoman Sudiartha sekaligus mendampingi melihat langsung barang Isotank mobilisasi dari industri pasokan oksigen yang dibutuhkan masyarakat.

Bantuan tersebut berasal dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Pertamina, Kemenko Marves RI, Kemenkes RI, PT. Kamadjaja Logistik, Virtue Dragon Nickel Industrial Parkir (VDNIP) Konawe Sulawesi Tenggara (Sulteng) dan juga didukung oleh PT. Pelindo III Jumlah bantuan yang dikirimkan sebanyak 3 unit Iso Tank. Masing-masing, berisi 20 ton liquid oksigen.

Untuk mengetahui datangnya bantuan tersebut, Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak berkesempatan meninjau secara langsung proses bongkar muat 3 unit Iso Tank di Terminal Mirah Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Selasa (27/7/2021) pagi.

“Kita berterima kasih kepada Kemenko Marves, Kemenkes, Virtue Dragon Nickel Industrial Park, dan semua instansi dan pihak terkait yang sudah memberikan dukungan oksigen liquid sebanyak 3 unit,” ucapnya.

“Kita bersyukur, ada yang sulit itu nyari iso tanknya juga hari ini, jadi banyak industry-industri berat yang sebenarnya menghasilkan oksigen tetapi untuk mengangkutnya ini yang sangat terbatas,” ibah Emil.

Sementara Iso Tank itu sendiri merupakan kontainer berbentuk tangki yang memiliki ukuran standar tertentu yang umumnya digunakan untuk memuat kargo cair dan gas.

Bantuan tersebut dikirimkan melalui Kapal Meratus Labuan Bajo IMO 9821500 dari Kab. Konawe Sulteng ke Jawa Timur.

Wagub Emil menuturkan, bantuan Iso Tank dan liquid oksigen ini diharapkan dapat membantu menyediakan stok oksigen di Rumah Sakit (RS) dan bagi masyarakat yang membutuhkan di Jatim. Apalagi saat ini, oksigen menjadi salah satu benda yang sangat dibutuhkan untuk menangani pasien COVID-19 di RS maupun masyarakat yang terkonfirmasi positif COVID-19 dan menjalani isolasi mandiri (Isoman).

“Kemudian 3 truk ini akan segera mengangkut ini (iso tank liquid oksigen) ke stasiun untuk kemudian didistribusikan ke tempat-tempat yang dibutuhkan sesuai dengan arahan dari Ibu Gubernur, hasil pemetaan satgas oksigen,” rincinya.

Emil berharap, sinergi berbagai pihak dalam kaitan bantuan Iso Tank dan liquid oksigennya akan terus berlanjut. Sehingga kebutuhan oksigen bagi RS dan masyarakat dapat teratasi dan kembali normal.

“Kita tentunya sudah menyiapkan kesiapan logistik kita ada, kesiapan penyaluran kita ada, kebutuhannya sangat mendesak kita tentunya melihat ini adalah pengiriman yang berkelanjutan sampai kemudian profil kebutuhan oksigen ini bisa turun. Mudah-mudahan juga pelaku logistik seperti Kamajaya bisa juga dalam jangka pendek ini ikut dengan koordinasi dengan Kemenko Marves menambah kapasitas tersebut,” harapnya.

Sementara, Direktur Utama PT. Berlian Jasa Terminal Indonesia (BJTI Port) Arif Prabowo menyampaikan, pihkanya akan mendukung pemerintah atau siapa saja yang akan melakukan proses bongkar muat dalam kaitan bantuan kemanusiaan. Dirinya memastikan akan mempercepat proses bongkar muat agar bantuan dapat segera didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Kita percepat, karena ini bantuan kemanusiaan jadi kita sebisa mungkin, kalau dari temen-temen pemerintah maupun dari asosiasi yang mau bongkar untuk kemanusiaan bisa hubungi kami di masing-masing terminal untuk mempercepat kegiatan bongkar,” tegasnya.

Deputi CEO Kamadjaja Logistik Ivy Kamadjaja menjelaskan, bahwa pihaknya akan terus bergerak mengirimkan barang-barang yang saat ini benar-benar dibutuhkan, utamanya untuk RS. Pengiriman itu tidak hanya untuk Jawa Timur dan Surabaya saja, tetapi ke seluruh pelosok negeri. {JAcK}

Continue Reading

Pelabuhan

TTL Yakin Peluang Terus Bertumbuh, Kunjungan Kapal Naik 21, 97 Persen

Published

on

By

SURABAYA– Kunjungan kapal meningkat di Pelabuhan, karena adanya kapal-kapal ad-hoc dari beberapa pelayaran baik dari nternasional maupun domestik yang sandar di Terminal Teluk Lamong.

Peningkatan kunjungan Kapal, Warsilan, Direktur Operasi dan Teknik Terminal Teluk Lamong mengatakan, PT Terminal Teluk Lamong meyakini adanya peluang untuk terus bertumbuh pada semester II Tahun 2021 apabila melihat kinerja pada semester I ini.

“Semester I kinerja TTL rata-rata mengalami pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan dengan periode yang sama pada Tahun 2020”, ungkap Warsilan, Jumat (23/7/21).

Sebut Warsilan, Berdasarkan perhitungan kunjungan kapal yang sandar di Terminal Teluk Lamong (TTL) pada semester I tahun 2021 tercatat 694 unit kapal, jumlah kunjungan  ini mengalami kenaikan 21,97% dibandingkan periode yang sama tahun 2020 yang mencatat 569 unit kapal.

“Untuk Peningkatan kunjungan kapal karena adanya kapal-kapal ad-hoc dari beberapa pelayaran baik internasional maupun domestik yang sandar di Terminal Teluk Lamong”, ujar Warsilan.

Kata Warsilan, Tambahan kapal yang dimaksud adalah tambahan angkutan laut negeri dari KMTC Line, GSL Line, Cosco, CMA, dan Evergreen yang sandar di dermaga Internasional Terminal Teluk Lagong.

Sementara di dermaga Domestik juga terjadi hal yang sama, ada penambahan kunjungan kapal dari Mentarimas Multimoda untuk rute bagian timur seperti Ambon, Maluku, dan Sulawesi.
Pada semester I Tahun 2021 arus petikemas TTL sebanyak 368.144 TEUs atau mengalami kenaikan 10,13% dibandingkan pada periode yang sama di tahun 2020 sebanyak 334.292 TEUs, rincinya.

Selain karena adanya penambahan kunjungan kapal dari beberapa agen pelayaran, “tambahan pelayaran Internasional yang tergabung dalam CIS Service (OOCL, ONE, dan GSL) jug memberikan pengaruh petikemas”, terangnya.

Kata Warsilan, sedangkan Komoditi curah kering di semester I tahun 2021 sebanyak 1.418.369 ton masih turun tipis 12,67% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2020 sebesar 1.624.170 ton.

Penurunan angka
Muatan komoditi curah kering yang dilayani oleh Terminal Teluk Lamong yang berupa bahan pangan dan pakan ternak dikarenakan kondisi pandemi Covid-19 yang berdampak pada penurunan produksi dari penggguna jasa serta adanya hambatan negara asal komoditi curah kering sehingga berimbas pada mundurnya proses pemuatan barang dan jadwal kedatangan kapal, ucapnya.

“Semoga tahun ini TTL dapat mencapai target kinerja sesuai dengan yg direncanakan, karena kami melihat adanya peluang untuk terus bertumbuh” harap Warsilan.

Dia juga meminta agar seluruh karwayan TTL tetap bekerja produktif dan lebih disiplin lagi menjalankan protokol kesehatan dan vaksinasi di tengah pandemi covid-19.

Selain itu Warsilan berharap, perusahaan akan terus melakukan digitalisasi pada seluruh layanan bisnis yang terintegrasi dengan layanan dan ekosistem logistik serta meningkatkan kompetensi SDM sesuai standar yang dibutuhkan. {JAcK}

 

Continue Reading

Pelabuhan

Pelindo III Regional Jatim, Salurkan 21 Ekor Hewan Qurban di Idul Adha 1442 H

Published

on

By

SURABAYA-Tepat di momen Hari Raya Idul Adha 1442 H, Pelindo III Regional Jawa Timur menyalurkan Hewan Qurban sebanyak 21 ekor sapi. Penyaluran ini adalah suatu kegiatan rutin tahunan ini, tentunya dilaksanakan sebagai wujud komitmen manajemen dan seluruh pegawai Pelindo III Regional Jawa Timur dalam membangun serta mengembangkan kehidupan di masyarakat, khususnya yang berada di Jawa timur.

Onny Ceo Pelindo III Regional Jawa Timur mengatakan,  untuk tahun ini sebanyak 21 ekor Hewan Qurban tersebut disalurkan untuk disembelih langsung di beberapa lokasi yang tersebar di Kelurahan Perak Barat Surabaya, beberapa Masjid di Surabaya, Madura, dan Masjid binaan Baitul Hakam yang terdapat di Kabupaten Gresik, Tuban, Malang, Blitar, Ponorogo, dan Pacitan, dll.

“Disembelihnya Hewan Qurban tersebut hari ini, diharapkan dapat menjadi berkah dan manfaat bagi masyarakat sekitar”, tutur Onny. Selasa (20/721).

Tambah Onny, Tidak lupa kami segenap Manajemen dan Pegawai Pelindo III Regional Jawa Timur mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1440H bagi seluruh Portizen yang merayakan. {JAcK}

 

Continue Reading

Trending