Bandar Narkoba Manfaatkan Santri Ditangkap Polres Sampang

0
118

SURABAYA-Sat Resnarkoba Polres Sampang berhasil membekuk tersangka pengedar Narkoba jenis sabu dan
tersangka dibekuk di sebuah tempat ibadah di Dusun Bejegung, Astapah, Omben, Kabupaten Sampang. Jumat 28 Agustus 2020.

Diketahui tersangka sangat licin dan sering berpindah-pindah lokasi persembunyian, yakni Mat Tahom Bin Mat Hasan (33) warga Dusun Durbugan, Desa Lar Lar, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang Madura.

Tersangka diduga pengedarannya sabu itu diwilayah Madura dan dikalangan anak muda maupun anak sekolah.

Dalam pengungkapan peredaran narkoba jenis sabu ini, sudah sejak lama di endus Sat Resnarkoba Polres Sampang, namun selalu lolos saat akan dibekuk.

Tetapi untuk kali ini Sat Resnarkoba Polres Sampang yang di Back Up oleh Ditresnarkoba Polda Jatim berhasil menangkap tersangka.

Informasi yang didapat anggota dalam penyelidikan tersangka sejak 24 Agustus 2020 lalu dan anggota akhirnya berhasil dapat menangkap tersangka bandar juga pengedar sabu pada 27 Agustus 2020 kemarin.

Setiap melakukan transaksi jual beli narkoba itu, selalu melibatkan anak muda dan juga salah satu santri yang ada di Ponpes, untuk lebih yakin dan aman berlindung.

Kerja keras anggota terbayarkan dan anggota akhirnya berhasil membekuk bandar juga pengedar narkoba, yang selama ini telah buat meresahkan masyarakat Madura, khususnya di Sampang.

” Kita sudah melakukan untuk penyelidikan sejak 24 Agustus 2020 lalu dan tersangka selalu memanfaatkan seorang santri untuk dijadikan sebagai perantara dalam mengedarkan sabu selama ini. Berkat kerja keras anggota akhirnya berhasil menangkap tersangka tersebut,” tutur Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz.

Penangkapan tersangka, anggota telah mengamankan barang bukti, yakni 1 buah plastik klip bening terdapat Kristal Putih Sabu, diduga Narkotika golongan 1 (Sabu) berat 2,54 Gram, 1 (Satu) lembar tisu warna putih, 1 (Satu) buah sobekan plastik warna putih, 1 (Satu) lembar bukti plastik warna putih, 1 (Satu) lembar bukti Transfer, Uang tunai sebesar Rp. 10.000,- (Sepuluh ribu rupiah) dan 1 (Satu) Unit Handphone.

Oleh penyidik Sat Resnarkoba Polres Sampang, untuk tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 Sub Pasal 112 ayat 1 undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 Tentang Narkotika.

Sementara beberapa waktu lalu beredar berita tentang rekayasa Polisi yang santer memanfaatkan dan menjebak santri di Ponpes. Namun berita itu tidak benar dan sudah terbantahkan dengan ditangkapnya bandar dan juga pengedar Narkoba yang sudah sangat meresahkan masyarakat seputar Pulau Garam Madura. {BERTUS/JAcK}

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.