Connect with us

Advetorial

Hulman Sihombing Cakades No Urut 2, Menang Pilkades Sibuntuon Parpea Kecamatan Lintongnihuta Berjalan Lancar Dan Damai

Published

on

HUMBAHAS, {DETEKTIFNews.com} -Pilkades desa Sibuntuon Parpea Kecamatan Lintongnihuta Kabupaten Humbang Hasundutan berjalan lancar dan kondusif yang di adakan di tanah lapang merdeka Lintongnihuta, Kamis (4/10-2018).

Dengan dua cakades (calon kepala desa) yakni no urut 1 Sihar Lumbantoruan mendapat suara sebanyak 436 sedangkan no urut 2 Hulman Sihombing mendapat suara terbanyak 616 dan surat suara tidak sah sebanyak 10 suara.

Suara terbanyak diperoleh anak dari yang dulunya Mantan Kepala Desa Sibuntuon Parpea KP. Mail Sihombing, Hulman Sihombing dengan nomor urut 2 yang akan memimpin pemerintahan desa sibuntuon parpea bersama masyarakatnya kedepan, dengan program barunya atau melanjutkan program terdahulu yang belum kelar.

“Atas kemenangannya, Hulman Sihombing mengucapkan syukur kepada Tuhan yang telah merestuinya menjabat kepala desa, dan mengucapkan terimakasihnya pada masyarakat atas kepercayaan yang diberikan padanya untuk menjadi Kepala Desa Sibuntuon Parpea kedepannya.

Pelaksanaan Pilkades Sibuntuon parpea aman dan terkendali yang turut juga di pantau oleh jajaran Polri maupun TNI yang selalu siaga, untuk mengawal dan mengamankan jalannya proses pemilihan kepala desa hingga ahir perhitungan suara.

Camat Lintongnihuta Jara Trisepto Lumbantoruan, MM mengucapkan, terimakasih kepada seluruh masyarakat yang sangat antusias dan peduli untuk ikut memilih Pemimpin di desanya, dan berharap agar warga tetap bersatu, semangat dan mari kita ciptakan suasana yang nyaman dan kodusif demi kemajuan desa sibuntuon parpea kedepan. (Evendi.M)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Advetorial

17 Wisata Samosir, Sumatera Utara, Puas Untuk di Nikmati

Published

on

By

DETEKTIFNEWS.com: Beduar Sitinjak

SAMOSIR-Tempat wisata di Kabupaten Samosir di Sumatera Utara memiliki beragam pilihan tempat wisata menarik yang patut dikunjungi masyarakat indinesia

Selain Bukit Holbung, yang panorama nya indah, ada juga tempat wisata lain tidak kalah indahnya dan wajib dijelajahi saat berkunjung ke Samosir.

Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut 17 tempat wisata yang di rangkum dari situs Kab. Samosir yaitu;
1. Desa Tomok
2. Pusuk Buhit
3. Kota Pangururan
4. Tano Ponggol
5. Panataan Parhallow View point (Bukit Barisan)
6. Permandian air panas Rianiate
7. Batu Guru di nainggolan
8. Pantai Sigurgur Resort
9. Pondok Wisata Lagundri
10. Pantai bebas Sukken
11. Bukit Beta
12. Batu Kursi Raja Siallagan
13. Danau Sidohoni
14. Pulau Tao
15. Dermaga Jetty Samosir
16. Taman Doa Getsemani
17. Panatai Lumban Parmonangan

Perlu dicatat bahwa saat berkunjung, pastikan kamu menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer, serta menjaga jarak.

Tempat wisata di wilayah Kota Pangururan.

Continue Reading

Advetorial

Dermaga Kalimas Roboh Saat PT. APBS Melakukan Pengerukan

Published

on

By

SURABAYA, {DETEKTIFNEWS.com}–Dermaga Kalimas Tanjung Perak Surabaya, di sekitar pos 4 dalam kade 1350 – 1400 terjadi roboh mulai dari pondasi dermaga. Bangunan di jaman pemerintah kolonial Belanda ini salah satu Pelabuhan rakyat yang menjadi urat nadi gerak perekonomian pengiriman berbagai kebutuhan pokok ke luar Jawa dengan menggunakan kapal-kapal rakyat (pinisi) hingga sekarang masih aktif serta dikelola operator Perusahaan BUMN Pelindo III Cabang Tanjung Perak dibawah kepemimpinan Ony Djayusmangun.

Hasil pantauan DETEKTIFNEWS, Ambrolnya dermaga sepanjang 30 meter dengan lebar kurang lebih 6 meter tersebut, sebagian besar material yang bangunan longsor belum terangkat masih di alur kolam Kalimas, sehingga menggangu alur kolam yang sangat berpotensi membahayakan bagi kapal-kapal yang akan keluar-masuk pelabuhan Kalimas

Longsornya Dermaga Kalimas yang posisinya masuk pos 4 ini, saat pelindo Cabang Tanjung Perak melakukan kegiatan pemeliharaan alur dengan pengerukan kolam yang mulai kandas. Diduga adanya kegiatan itu hingga terjadi longsor dermaga, akibat tanah dibawah dermaga tergerus dikeruk. Sehingga penahan pondasi ada rongga kosong, melihat dermaga sudah bangunan tua tidak kuat menahan landasan dermaga, jadi berakibat longsor.

Wilis saat di konfirmasi Wartawan

Deputy Manager GA and Communications Pelindo III (Persero) Regional Jawa Timur, Wilis Aji mengaku, memang Talud dermaga Kalimas sekitar kade 1350 – 1400 mengalami kerusakan ambrol sepanjang 30 meter yang terjadi pada hari, Sabtu (19/1-2019) dini hari. Sehingga pihak Pelindo, untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan bagi pengguna jasa yang lalu lalang. Maka sepanjang area kerusakan dipasang pagar seng sekira 50 meter dan lebar 5 meter.

“Saat ini sudah dilakukan pemeriksaan serta observasi oleh bidang teknik bersama pihak Asuransi dan Otoritas Pelabuhan untuk mencari penyebab runtuhnya dermaga tersebut,” jelasnya saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Selasa (22/1/2019).

Lanjut Wilis, Dermaga yang runtuh sudah di periksa juga melakukan pemeriksaan terhadap lingkungan dermaga, untuk melihat apa penyebab runtuhnya dermaga. Sehingga lain kali ada kondisi serupa dengan yang mengalami kerusakan sehingga bisa melakukan tindakan sedini sebagai langkah antisipasi. Maka Sampai hari ini belum ada keputusan yang pasti terkait kerusakan itu.

Disinggung siapa yang bertanggung jawab untuk perbaikan dermaga, “ kalau masalah kerusakan ini, belum ada rincian penghitungan. Karena dermaga masuk ansuransi, jika pihak asuransi PT. Akrindo memutuskan penghitungan seluruhnya baru dikerjakan sesuai klaimnya,” tandas Willis.

Menurut Wilis, faktor penyebab longsornya dermaga dari keterangan pihak bidang teknik PT Pelindo III cabang Tanjung Perak lebih disebabkan karena kondisi dermaga Talud yang sudah Obsolete ditambah curah hujan yang tinggi sehingga memungkinkan air masuk ke dalam tanah urugan dermaga sehingga menyebabkan jenuh air dan memberikan tekanan lebih ke struktur dinding dermaga. Selain itu, pasang surut air laut berkontribusi terhadap tingkat kejenuhan tanah yang berdampak pada lemahnya kekuatan tanah tersebut sehingga ada penekanan dan terjadi amblas.

“Material ambrolnya derma kemungkinan longsor ke posisi yang lebih dalam (tengah alur) karena saat kemarin masih kelihatan ada tapi sekarang sudah lubang besar,” akunya.

Tambah Wilis, Sedangkan akibat kejadian robohnya Dermaga itu, ditafsir Pelindo III membutuhkan anggaran sekitar 5 miliar untuk memulihkan kondisi dermaga agar bisa berfungsi seperti semula.

Dengan kejadian robohnya Dermaga Kalimas tersebut, pihak Otoritas Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya sebagai pengawas aset pemerintah dan juga Perusahaan PT. APBS yang melakukan pengerukan di Pelabuham Rakyat Kalimas belum berhasil ditemui media ini. {JAK}

Continue Reading

Advetorial

Agar Tidak Salah Langkah , Kabakamla Meminta KPK Awasi Pengelolaan Anggaran di Lembaganya

Published

on

By

JAKARTA, {DETEKTIFNEWS.com}-Agar tidak salah langka dalam mengelola anggaran, Laksamana Madya (Laksdya) Taufiq meminta KPK untuk membantu pengawasan di lembaganya.

“Nanti beliau (Pimpinan KPK) akan membantu saran-saran juga bagaimana kita akan melangkah agar juga tidak salah dalam pengelolaan anggaran,” ujar Kabakamla Taufiqoerrochman kepada media usai bertemu dengan pimpinan KPK di gedung KPK, Kamis (17/1/2019).

Dalam penjelasannya, dirinya adalah merupakan tentara yang bertugas di satuan operasi. Karena itu, ia membutuhkan bantuan untuk masalah pengelolaan anggaran sebagai upaya pencegahan yang merupakan fungsi KPK.

“Pada saat saya mengadakan suatu proses-proses saya akan minta bantuan beliau untuk mengawasi. Sehingga fungsi KPK salah satunya pencegahan kan. Kita tahu, saya pribadi, saya tentara 34 tahun di satuan operasi. Kalau masalah keuangan tentunya saya nggak paham, oleh karena itu saya carikan ahlinya,” tuturnya.

Dia juga menjelaskan soal tugas dan fungsi Bakamla kepada para pimpinan KPK. Penjelasan itu menurutnya perlu agar pimpinan KPK juga memahami apa saja yang dibutuhkan Bakamla.

“Tugas Bakamla pada kesehariannya melaksanakan operasi. Melaksanakan patroli dan tentunya saya butuh, satu, kodal yang jelas dalam pelaksanaan operasi, itu harusnya satu komando, ” ujar Taufiq.

“Kedua, arsitektur kodal harus memadai. Jadi peralatan dan sebagainya. Ini saya sampaikan dan beliau sangat memahami,” tandasnya. {Red}

Continue Reading

Trending