Connect with us

Pelabuhan

TPS Serahkan 1000 Paket Bantuan APD Untuk Tangani Covid-19

Published

on

SURABAYA-Belum turunnya grafik pasien Covid-19 di Surabaya ini serta jumlah tenaga medis yang tertular oleh penyakit tersebut membuat penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) sangat penting sebagai upaya untuk menurunkan risiko penularan penyakit infeksius ini, khususnya bagi para tenaga medis pada saat melakukan perawatan kepada pasiennya.

Sebagai bentuk dukungan PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) kepada para tenaga kesehatan yang terus bekerja di garda terdepan pada masa pandemi saat ini, TPS membagikan 1000 paket APD berupa baju hazmat lengkap dengan sarung tangan dan shoes cover, face shield serta masker medis kepada dua Rumah Sakit, yakni RS. Darurat Covid di Jl. Indrapura (RS. Kobagwilhan II Indrapura) dan RSAL dr. Ramelan yang merupakan RS rujukan penanganan Covid-19 di Surabaya.

Pemberian bantuan 500 paket APD diberikan langsung oleh Robby Dayoh, Direktur Teknik, kepada Kepala RS. Darurat Covid di Jl. Indrapura (RS. Kobagwilhan II Indrapura), Kolonel CKM dr. Khrisna Murti Sp. BS, pada Rabu (2/9). Dalam kesempatan tersebut dr. Khrisna Murti memberikan penjelasan singkat tentang bagaimana prosedur penanganan pasien, fasilitas apa saja yang disediakan untuk pasien, serta kegiatan apa saja yang dilakukan pasien selama masa isolasi.

“Kunci kesembuhan dari pasien covid-19 ini adalah bahagia, karena kebahagiaan dapat meningkatkan imun”, ungkap dr. Khrisna Murti.

Pada kesempatan tersebut tim volunteer TPS juga berkesempatan bertemu dengan para dokter yang menangani pasien di RS. Kobagwilhan II Indrapura, salah satunya dr Nevy Sp.P. yang merupakan dokter spesialis paru. dr. Nevy menyampaikan pesan kepada para volunteer TPS untuk selalu mematuhi protokol kesehatan, makan tidak bergerombol, jangan sampai ada klaster baru.

Robby Dayoh juga menyampaikan, bahwa TPS selalu menghimbau para pegawainya untuk mematuhi protokol kesehatan seperti selalu mengenakan masker, rajin mencuci tangan, dan tidak bergerombol. Bahkan jam kerja untuk pegawai sudah mulai disesuaikan, area kerja telah lama di-setting berjarak, TPS juga telah menambah fasilitas dalam rangka mendukung upaya pencegahan penyebaran Covid-19 mulai dari penambahan fasilitas tempat cuci tangan, pengoperasian thermal imaging camera untuk cek suhu badan secara otomatis di area kantor dan area pelayanan kapal di terminal.

Pada Kamis (3/9), volunteer TPS yang dipimpin oleh Sekper TPS, Erika A. Palupi juga menyerahkan bantuan 500 Paket APD kepada RSAL dr. Ramelan Surabaya yang diterima langsung oleh kepala Farmasi, Letkol Sri Hardjono Apt.
Pesan yang sama juga disampaikan oleh Letkol Sri Hardjono Apt kepada para volunteer TPS, agar pegawai TPS selalu menjaga diri dan menjaga kesehatan, jangan sampai ada klaster baru di lingkungan Pelabuhan.

Pemberian bantuan ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial TPS, serta komitmen TPS untuk mendukung Pemerintah dalam penanganan wabah Covid-19.

“Tenaga medis mempunyai tugas yang berat sebagai garda terdepan penanganan pasien Covid, sehingga mereka harus mendapatkan perlengkapan kesehatan yang memadai untuk keamanan mereka”, imbuh Erika. {hms/JAcK}

 

 

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Pelabuhan

Terminal Multipurpose Pelabuhan Bajo Siap Beroperasi

Published

on

By

SURABAYA-BUMN operator pelabuhan PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) atau Pelindo III menyebut Terminal Multipurpose Pelabuhan Labuan Bajo di Wae Kelambu, Manggarai Barat sudah siap untuk dioperasikan. Hal itu menyusul hasil ujicoba pelayanan yang dilakukan oleh perseroan terhitung sejak 10 April 2021.

VP Corporate Communication Pelindo III Suryo Khasabu menyebut fasilitas utama pelabuhan telah selesai dikerjakan, meliputi dermaga, jembatan penghubung, lapangan penumpukan, pintu masuk dan keluar pelabuhan, hingga kantor operasional pelabuhan.

“Sejak ujicoba perdana tanggal 10 April 2021 hingga hari ini kami sudah melayani 19 kapal petikemas dan 1 kapal non petikemas. Jumlah petikemas yang dilayani sebanyak 1.101 TEUs dan untuk non petikemas sebanyak 1.700 ton semen,” kata Suryo, Kamis (17/06).

Selain fasilitas fisik pelabuhan yang sudah dapat digunakan, Pelindo III juga telah mendatangkan peralatan untuk mendukung kegiatan operasional pelabuhan. Untuk tahap awal saat ini terminal sudah dilengkapi dengan 1 unit reach stacker, 1 unit forklift, dan 2 unit truk trailer ukuran 20 kaki.

“Sudah ada 3 perusahaan pelayaran yang masuk ke Terminal Multipurpose Pelabuhan Labuan Bajo dengan rata-rata masing-masing pelayaran 2-3 kunjungan selama 1 bulan. Mereka adalah Mentari Mas Multimoda, Meratus Line, dan Tanto Intim Line,” tambahnya.

Terminal Multipurpose Pelabuhan Labuan Bajo merupakan pelabuhan baru yang dibangun atas kolaborasi Pelindo III dengan Kementerian Perhubungan.
Pelabuhan tersebut dibangun untuk menopang kelancaran arus logistik di wilayah Nusa Tenggara Timur sekaligus mendukung program pemerintah menjadikan Labuan Bajo sebagai tujuan wisata super prioritas.

Pelabuhan tersebut memiliki dermaga sepanjang 120 meter, lapangan penumpukan sisi laut seluas 3 hektare dengan kapasitas peti kemas mencapai 75.000 TEUs per tahun.

Area darat seluas 3 hektare diperuntukkan untuk area kantor dan fasilitas penunjang kegiatan operasional serta terminal bahan bakar minyak (BBM). {JAcK}

Continue Reading

Pelabuhan

Program TJSL, Pelindo III Meresmikan Kampung Binaan

Published

on

By

SURABAYA-Perusahaan BUMN Pelindo III meresmikan Kampung Warna Warni sebagai kampung binaan baru yang berlokasi di Buyuk Indah, Tambak Sarioso, Kota Surabaya melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang digagas perusahaan.

Kampung Warna Warni Tambak Sarioso menjadi kampung binaan Pelindo III yang sebelumnya juga sukses mengembangkan beberapa kampung binaan lainnya seperti Kampung Lawas Maspati dan Kampung Hidroponik Simo Kalangan di Kota Surabaya.

Direktur SDM Pelindo III, Edi Priyanto yang hadir dan meresmikan kampung tersebut menyampaikan, bahwa program pembentukan kampung binaan merupakan bagian dari amanat untuk meningkatkan sosial ekonomo masyarakat. Sehingga, BUMN tanpa terkecuali Pelindo III wajib turut serta dalam upaya pembangunan ekonomi rakyat dan pemberdayaan masyarakat di lingkungan sekitar.

“Sudah menjadi kewajiban kami sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk mendukung kegitan masyarakat terutama yang berada di lini satu kegiatan operasional kami, sehingga ke depan akan memberikan dampak positif bagi ekonomi masyarakat luas,” tutur Edi, Senin (30/5/21).

Lebih lanjut, Edi menyampaikan, Kampung Warna Warni Tambak Sarioso nantinya akan terus dibenahi mulai dari penataan lingkungan, pengecatan rumah sebagai daya tarik wisata, pembangunan perpustakaan digital, pemeriksaan kesehatan, serta pemberdayaan masyarakat.

“Seperti pada kampung binaan kami lainnya, Kampung Warna Warni Tambak Sarioso yang sebelumnya terlihat kurang tertata, kini mulai dilakukan penataan sehingga terlihat menarik. Selain pengelolaan lingkungan, kami juga memberikan bantuan untuk peningkatan ketahanan pangan bagi masyarakat disini, seperti penanaman hidroponik dan budi daya ikan lele,” lngatnya.

Sejalan dengan hal itu, Camat Asemrowo Surabaya, Bambang Udi Ukoro yang juga hadir dalam acara tersebut mendukung penuh kegiatan positif yang dilakukan oleh masyarakat di Tambak Sarioso dan mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan yang telah diberikan oleh Pelindo III.

“Kami mengucapkan terima kasih banyak atas bantuan yang telah diberikan oleh Pelindo III, sehingga dengan adanya fasilitas yang tersedia saat ini akan mampu memberdayakan masyarakat untuk melakukan kreatifitas dan pengembangan potensi daerahnya, dan kedepan semoga akan diikuti oleh kampung-kampung lainnya,” ujar Bambang.

Sebagai informasi, saat ini Pelindo III membina sedikitnya lima kampung binaan di Kota Surabaya yaitu Kampung Lawas Maspati, Kampung Simo Kalangan, Kampung Kefir, Kampung Markisa, serta Kampung Warna Warni Tambak Sarioso. {hms/Red}

 

Continue Reading

Pelabuhan

Pelindo I-IV Sampaikan Tali Asih Pada Keluarga Gugurnya Prajurit TNI AL  Kapal Selam Nenggala 402

Published

on

By

SURABAYA-Sebagai bentuk penghargaan kepada para prajurit TNI AL KRI Nanggala 402 yang gugur dalam tugas, BUMN operator pelabuhan PT Pelabuhan Indonesia I, II, III dan IV (Persero) secara bersama-sama menyampaikan tali asih kepada keluarga atau ahli waris prajurit.

Tali asih sejumlah total Rp1,63 milliar bagi 53 keluarga prajurit diserahkan kepada 6 orang perwakilan keluarga ahli waris. Penyampaian tali asih dipimpin langsung oleh Komisaris Utama Pelindo III Marsetio, Komisaris Utama Pelindo I Achmad Djamaludin dan diikuti oleh para Direktur Utama Pelindo I, II, III, dan IV.

Penyampaian tali asih juga disaksikan oleh Panglima Komando Armada II TNI AL Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto di Markas Komando Armada II, Surabaya, Jumat (28/05).

Komisaris Utama Pelindo III Marsetio menyebut penyampaian tali asih kepada para keluarga atau ahli waris prajurit TNI AL KRI Nanggala 402 sebagai wujud penghormatan atas pengabdian para prajurit. Menurutnya, prajurit yang gugur adalah putra terbaik bangsa, yang mendedikasikan hidupnya untuk bangsa dan negara.

“Pelindo dan TNI AL adalah sebuah keluarga, yang dalam menjalankan aktivitasnya kedua institusi bersinggungan dengan laut, sebagai sebuah keluarga adalah kewajiban kami untuk ikut merasakan duka yang dialami, semoga apa yang kami sampaikan dapat bermanfaat bagi para keluarga yang ditinggalkan,” kata Marsetio.

Senada dengan Marsetio, Direktur Utama Pelindo II Arif Suhartono mengatakan penyampaian tali asih merupakan wujud kehadiran BUMN kepada masyarakat. Selain menyampaikan tali asih, pihaknya juga memberikan perhatian khusus bagi pendidikan putra-putri mendiang prajurit TNI AL KRI Nanggala 402. Menurutnya, pendidikan bagi putra-putri prajurit sangat penting untuk mewujudkan cita-cita dan harapan di masa yang akan datang.

“Kami Pelindo I, II, III dan IV juga merasakan apa yang saat ini sedang dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia, apa yang kami sampaikan tidak bisa menghapus kesedihan, namun kami hadir di tengah-tengah para keluarga prajurit untuk bersama-sama memandang masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Panglima Komando Armada II Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto menyambut bahagia kepedulian yang diberikan Pelindo melalui tali asih kepada para keluarga prajurit TNI AL KRI Nanggala 402. Menurutnya bantuan ini akan semakin menguatkan hati para keluarga yang ditinggalkan, seperti semboyan yang terus di usung oleh keluarga besar KRI Nanggala 402 yaitu “Tabah Sampai akhir”.

“Kami sampaikan apresiasi kepada Pelindo yang sudah menunjukkan kepedulian kepada keluarga prajurit KRI Nanggala 402. Bagi kami prajurit yang gugur adalah pahlawan yang patut untuk dikenang. Walapun sedih namun saya percaya bahwa para keluarga yang ditinggalkan memiliki rasa bangga dan kita tetap sebagai keluarga besar TNI AL,” jelasnya.

Sebelumnya pada akhir April lalu KRI Nanggala 402 tenggelam saat mengikuti latihan di perairan utara pulau Bali. Sebanyak 53 Prajurit TNI AL KRI dinyatakan gugur bersamaan dengan tenggelamnya kapal tersebut. {Red}

Continue Reading

Trending