Connect with us

Nasional

Ketahanan Mars Sarana Pembinaan Fisik Prajurit TNI-AD

Published

on

PROBOLINGGO, {DETEKTIFNEWS.com}-Padatnya kegiatan pengamanan sebagai perbantuan Kepolisian dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pilleg) bukan menjadi alasan untuk berleha-leha dalam kegiatan lainnya. Bersyukur untuk wilayah Probolinggo dapat terjaga dari dari hal-hal yang mengganggu keamanan dan keteriban. Sehingga, program tetap saja program yang harus dijalankan bagi setiap satuan di lingkungan kemiliteran seperti yang dilaksanakan tadi pagi bagi personel Kodim 0820 Probolinggo untuk melaksanakan Ketahanan Mars, Kamis (25 April 2019).

Program satuan yang disebut Minggu Militer adalah pembinaan bagi Prajurit tentang materi-materi murni kemiliteran dan hari ini adalah pembinaan fisik melalui Ketahanan Mars. Apakah itu ? Pembinaan fisik melalui kegiatan jalan kaki. Namanya juga ketahanan, sehingga pembinaan fisik yang menuntutkan daya tahan untuk berjalan kaki.

Saat awak media berkesempatan melihat-lihat kegiatan di Makodim 0820/Probolinggo pagi tadi, terlihat para Prajurit tengah melaksanakan Apel Pagi dilanjutkan kegiatan melaksanakan Ketahanan Mars Hanmars) sejauh 8 Km memutari Kota Probolinggo. “Walau hanya berjalan, persiapan diri untuk lakukan pemanasan diperlukan dan antisipasi kesehatan berikut tenaga kesehatan”, terang Pasi Operasi Kapten Inf Joko Maulana.

Selama seminggu ini, walau tidak bisa semua prajurit Kodim 0820 Probolinggo melakukannya karena pemantauan keamanan wilayah tidak bisa ditinggalkan pula, dilaksanakan kegiatan untuk selalu terus mengulang sebagai bentuk pembinaan dan mempertahankan kondisi fisik yang ada. Kebugaran melalui latihan murni kemiliteran sama manfaatnya seperti olahraga. Kekhususannya adalah kegiatan olahraga ini untuk menunjang pekerjaan rutinitas sehari-hari. Sehingga, para Babinsa mampu selalu menjalankan tugas sebesar apapun kendala transfortasi yang dihadapi walau harus berjalan kaki.

Salah satu prajurit yang tampak sudah tidak muda lagi terlihat mengusap keringatnya yang masih bercucuran dikeningnya, sambil tersengal nafasnya mengatakan kepada kami (awak media) lumayan mas sudah beberapa hari ini disibukkan dengan kegiatan Pilpres, badan tidak keluar keringat, ini bisa basah seperti ini, badan akan kembali bugar lagi nanti ucapnya mengakhiri pembicarannya dengan Detektifnews.com {to2k}

Nasional

Kapten Cpl Eko Saputro, Serahkan Bantuan Pada Mushollah Miftahul Ulum AS – SHOLEH

Published

on

By

PROBOLINGGO, TEROPONG-Demi kelancaran pembagunan Mushollah Miftahul Ulum, AS – SHOLEH jln. Slamet Riyadi Rt 03 Rw 05 Kelurahan Kanigaran Kota Probolinggo, Kapten Cpl Eko Saputro Komandan Koramil 0820/ 01 Kanigaran serahkan Bantuan
Bertempat di Musholla Miftahul Ulum As sholeh. Jumat ( 16/4/2021).

Kegiatan ini kerap di lakukan oleh jajaran kodim 0820/ Probolinggo beserta babinsa ( Sertu m istaim )

melaksanakan kegiatan penyerahan bantuan perbaikan / pembangunan TPQ di Musholla Miftahul Ulum As – Sholeh Kepada pimpinan pengurus Kh Muhammad Athoillah As’ad.

Kegiatan ini di sampaikan Kepada Komandan Kodim 0820/ Probolinggo, Kasdim 0820 / Probolinggo, Pabung 0820 / Probolinggo, Pasidim 0820/ Probolinggo sebagai laporan kegiatan.

Pelaksanaan kegiatan tersebut berpedoman pada Protokol kesehatan ( Protkes ) Penanganan covid-19 berupa PPKM Mikro dalam rangka percepatan penanganan covid-19 menuju adaptasi kebiasaan baru di wilayah Kota Probolinggo. (th)

Continue Reading

Nasional

Kapolda Jatim Siapkan Titik Pos di Perbatasan “Larangan Mudik”

Published

on

By

Kapolda Jatim saat memberi keterangan kepada Pers

SURABAYA-Kapolda Jatim Irjen Pol Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H didampingi Dirlantas Polda Jatim dan Pejabat Utama Polda Jatim, Kabidhumas Polda Jatim, melakukan kordinasi dengan seluruh jajaran di Polresta Banyuwangi, dalam menyambut Lebaran Idul Fitri terkait Larangan Mudik dari Pemerintah, Sabtu 10 April 2021.

Maka ada 3 hal yang disampaikan, yaitu Penanganan covid19 serta terkait dengan tugas-tugas pokok di dalam program Presisi Kapolri, dalam rangka mengantisipasi di Bulan Ramadhan dan Lebaran.

Karena Pemerintah dalam hal ini sudah mengeluarkan Himbauan dan juga Larangan untuk tidak melaksanakan Mudik. Titik-titik Pos pun sudah dibuat dari hasil rspat dengan Mabes Polri bersama jajaran Polda, yaitu Polda Jateng, Polda Jatim dan Polda Bali.

” Kami sudah membuat Tujuh Titik yang masuk ke wilayah Jatim, dan telah berkoordinasi dengan jajaran Polda Jateng maupun Polda Bali,” jelas Kapolda Jatim.

” Untuk yang paling penting di sini adalah Pelabuhan Ketapang. Kami sudah berkordinasi juga dengan Polda Bali, kami akan menentukan beberapa Titik di situ. Sehingga harapannya masyarakat yang Masuk itu adalah orang-orang yang Bekerja maupun hanya untuk Sembako. Sedangkan untuk yang lain harap mengikuti Himbauan dari Pemerintah untuk tidak melaksanakan Mudik,” Lanjutnya.

Disini kita ketahui bahwa covid19 masih ada di sekeliling kita. Masih ada orang yang jatuh sakit bahkan meninggal karena akibat covid19.

“Mari sama-sama kita ikuti apa arahan dari Pemerintah, sehingga kita semua bisa menjaga diri. Jaga Diri, Jaga Keselamatan kita masing-masing,” pesan Kapolda Jatim.

Penerapan sistem Penyekatan juga akan dilakukan, guna dalam melakukan Pemeriksaan Surat-surat kepada Pengguna Jalan atau Masyarakat yang akan melakukan Perjalanan Luar Kota maupun Keluar dari Provinsi tersebut.

” Kami akan menerapkan sistem Penyekatan, sehingga misalkan mereka tidak dilengkapi dengan Surat atau misalkan Rekomendasi Pekerjaan terkait dengan sembako, maka kita kembalikan, jadi harus balik. KTP-nya nanti akan di cek, Suratnya yang dibawa itu di cek, pada Titik nanti mau masuk ke Banyuwangi pasti disuruh kembali kalau dari arah Bali. Dari Bali pun juga sudah pasti mengecek. Maka kita sudah sepakat sehingga nanti yang masuk itu ngecek sekilas,” paparnya.

” Kami juga yang dari Banyuwangi mau ke Bali itu kita cek juga. Sehingga dengan harapan masing-masing sudah menerapkan hal ini, tentunya pergerakan itu pasti akan dikurangi kerumunan juga akan mengurangi. Sehingga tentunya kalau Kerumunan dan Pergerakan Dikurangi, Otomatis Resiko dalam penyebaran covid bisa kita tekan pengurangan Kerumunan,” tandas Kapolda Jatim Irjen Pol Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H. {BS/JAK}

Continue Reading

Nasional

44 Tahun Dikelola Yayasan Milik Keluarga Soeharto, TMII Diambil Negara

Published

on

By

Taman Mini Indonesia Indah

JAKARTA-Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno mengumumkan bahwa pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) resmi berpindah kepada Pemerintah. Hal itu sesuai Peraturan Presiden Nomor 19 Tahun 2021 tentang TMII.

“Presiden telah menerbitkan Perpres Nomor 19 Tahun 2021 tentang TMII. Yang di dalamnya mengatur penguasaan dan pengelolaan TMII dilakukan oleh Kemensetneg,” ujar Pratikno dalam konferensi pers virtual pada Rabu (7/4/2021).

“Yang berarti berhenti pula pengelolaan yang selama ini dilakukan Yayasan Harapan Kita. Kami akan melakukan penataan sebagaimana yang kami lakukan di GBK dan Kemayoran,” jelasnya.

Kata Pratikno, terbitnya Perpres Nomor 19 tersebut dilatarbelakangi masukan banyak pihak soal TMII. Dan Salah satunya rekomendasi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Pratikno menjelaskan, sebelumnya dasar hukum soal TMII merujuk pada Keppres Nomor 51 Tahun 1977.

“Menurut Keppres itu, TMII merupakan milik negara Republik Indonesia yang tercatat di Kemensetneg yang pengelolaannya diberikan kepada Yayasan Harapan Kita,” ungkap Pratikno.

“Sudah hampir 44 tahun Yayasan Harapan Kita mengelola milik negara ini,” lanjutnya.

Pratikno menuturkan, negara memiliki kewajiban melakukan penataan TMII guna memberikan manfaat seluas-luasnya kepada masyarakat. {Kornelius}

 

Continue Reading

Trending