Home / Berita / Headline / Bupati Pakpak Bharat Kena OTT KPK, Terkait Suap Proyek PU dan Punya Harta Rp 54 M
Remigo Yolanda Berutu Bupati Pakpak Bharat tiba di gedung KPK Jakarta

Bupati Pakpak Bharat Kena OTT KPK, Terkait Suap Proyek PU dan Punya Harta Rp 54 M

Laporan Redaksi: Beduar Sitinjak, SH

JAKARTA, {DETEKTIFnews.com}-KPK menangkap Bupati Pakpak Bharat, Remigo Yolando Berutu, diduga terjerat korupsi dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK. Terakhir kali melapor pada 2016, Remigo memiliki harta Rp 54 miliar.

Berdasarkan laporan harta Remigo yang dikutip media ini dari situs LHKPN KPK, Minggu (18/11/2018), Remigo terakhir melapor pada 23 Maret 2016. Dari laporan tersebut total harta Remigo sebesar Rp 54.477.973.711.

Remigo memiliki harta yang terdiri dari harta bergerak dan tidak bergerak. Untuk harta tidak bergerak, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Pakpak Bharat itu, memiliki tanah dan bangunan yang tersebar di beberapa daerah di Sumatera utara di antaranya di Deli Serdang, Medan dan Simalungun, senilai Rp 52.332.915.000.

Sedangkan harta bergerak Remigo terdiri dari satu unit mobil, logam mulia dan sejumlah harta bergerak lainnya. Nilai harta bergerak bupati yang diusung 8 partai ini, sebesar Rp 855 juta.

Bupati Phakpak Barat ini, juga memiliki harta yang terdiri dari surat berharga senilai Rp 1.116.149.753. Tak hanya itu, bupati yang terpilih dalam Pilkada Pakpak Bharat 2015 itu juga memiliki harta berupa giro dan setara kas lainnya sebesar Rp 173.908.958.

Remigo Berutu ditangkap KPK di Medan. Penangkapan itu, terkait dugaan suap proyek di Dinas PUPR Pakpak Bharat.

“Penangkapan dugaan suap terkait proyek dinas PU di Pakpak Bharat,” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada Wartawan, Minggu (18/11).

About redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

x

Check Also

Terus Galakan Patroli Malam, Untuk Menuju Kehidupan Baru

SURABAYA-Giat Polda Jatim dalam dinamika  “Operasi Aman Nusa II ” tiada hentinya melakukan Patroli Malam ...