Jelang Nataru, Meningkat 9% Penumpang Angkutan Laut di Pelabuhan Tanjung Emas

0
22

SURABAYA-Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) (Pelindo) melakukan sejumlah persiapan dalam memenuhi sarana dan prasarana pendukung lainnya, sehingga pelaksanaan Natal dan Tahun Baru 2022 dapat berjalan dengan optimal tanpa memberikan ancaman resiko adanya peningkatan penyebaran virus corona.

Sejumlah persiapan dilakukan, di bawah koordinator Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Tanjung Emas Semarang diawali dengan menggelar apel siaga pelaksanaan Posko Angkutan Nataru Tahun 2022 di Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Emas yang dilaksanakan di ruang VIP lantai 2 Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Emas pada Jumat (16/12).

General Manager Pelindo Regional 3 Sub Regional Jawa Pelabuhan Tanjung Emas, Hardianto mengatakan bahwa, beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pelaksanaannya berupa peningkatan koordinasi tentang cuaca dengan BMKG yang saat ini terdapat curah hujan dan ombak yang cukup tinggi.

“Selain cuaca, kita harus mengetahui potensi armada yang ada untuk mengurangi adanya penumpukan penumpang di pelabuhan,” tutur Hardianto, Rabu (28/22).

Selain itu Hardianto juga menjelaskan terkait penyediaan media informasi baik secara langsung maupun melalui media sosial serta penyediaan alat pemeriksaan kesehatan yang memadai untuk memastikan para petugas yang tetap sehat dalam menjalankan tugas. “Kita harus memastikan penumpang untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan selama melakukan perjalanan mudik nataru, khususnya di Pelabuhan Tanjung Emas,” tegasnya.

Hardianto menjelaskan apabila dibandingkan dengan tahun 2021, jumlah penumpang naik (embarkasi) dan penumpang turun (debarkasi) di Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Emas Semarang selama periode Natal dan Tahun Baru tahun 2022 (H-15 sampai dengan hari H tanggal 25 Desember 2022) sebanyak 12.764 orang. “Jumlah penumpang periode Nataru 2022 meningkat sebesar 9% apabila dibandingkan dengan tahun 2021 yaitu sebanyak 11.707 orang,” jelasnya. {Hms/Red}