Pelindo Sediakan Perpustakaan Digital Penumpang Merasa Nyaman 

0
9

SURABAYA-Fasilitas di Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara (GSN) kembali ditambah, guna meningkatkan kenyamanan penumpang PT Pelabuhan Indonesia (Persero) menyediakan perpustakaan digital yakni ribuan buku digital disediakan. Cara untuk mengaksesnya pun cukup mudah, awalnya pembaca tinggal melakukan scanner pada gadgetnya terhadap barcode pertama yang tertera di Banner yang berada di lokasi tersebut, kemudian masuk jaringan wifi perpustakaandigital dan selanjutnya pembaca melakukan scanner pada barcode kedua dan aplikasi pun bisa langsung dipakai.

Adapun dalam perpustakaan tersebut, Terdapat beberapa fitur di dalamnya seperti e-book, e-video, dan e-magazine yang berisi tentang konten buku bacaan, buku kurikulum, pengetahuan umum, cerita rakyat, majalah terkini, dan beberapa audiobook dan film dengan konten pendidikan serta hiburan.

CEO PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Sub Regional Jawa, Onny Djayus mengatakan, bahwa perpustakaan digital ini merupakan program TJSL PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bertujuan membangun lingkungan pelabuhan berbasis digital, dimana salah satunya dengan inovasi layanan perpustakaan digital yang bisa memanjakan penumpang untuk mengusir rasa bosan saat menunggu jadwal keberangkatan kapal.

“Disela – sela menunggu, mereka bisa bersantai sambil mengakses buku di ruang tunggu penumpang sini (perpustakaan digital),” ungkapnya.

Tidak hanya di GSN, buku digital juga dapat diakses di luar area perpustakan hingga di dalam kapal dengan jarak maksimal 50 KM dari titik akses.

“Selain di terminal penumpang GSN, Pelabuhan Waingapu, NTT dan Kupang, fasilitas perpustakaan digital juga terdapat pada beberapa permukiman penduduk diantaranya Kampung Hidroponik Simo, Kampung Warna – Warni, Asemrowo, dan Kampung Edukasi Sampah Sekardangan Sidoarjo yang merupakan kampung binaan Pelindo”, papar Onny.

Sementara itu, keberadaan perpustakaan digital berdampak positif terhadap masyarakat setempat. Ketua RW 2 Kampung Warna – Warni Eko Prasetyo mengatakan, perpustakaan digital sangat diminati oleh para masyarakat terutama anak – anak. Perpustakaan digital beroperasi pada pukul 07.00 hingga 21.00 wib.

Setiap harinya puluhan orang memanfaatkan fasilitas tersebut, “Tidak hanya warga setempat, pengunjung yang datang juga kerap membaca buku di perpustakaan digital,” kata Eko. {hms/red}