Connect with us

Pelabuhan

Menteri BUMN Pilih Berpengalaman Menduduki Direktur Pelindo

Published

on

DETEKTIFNEWS.com: Beduar Sitinjak, SH

SURABAYA-Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, selalu memilih riwayat orang berpengalaman di bidangnya yang kebanyakan menguasai Kepelabuhanan, untuk duduk menjadi Diretur Pelindo III. Ini memang sangat tepat agar bisa mengendalikan semua lini termasuk insfraktuktur, pelayanan, operasional, pengembangan usaha, teknik, sdm maupun meningkatkan pendapatan BUMN.

mengangkat Prasetyo menjadi Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1.
Prasetyo menggantikan Dani Rusli Utama. Sebelumnya Prasetyo merupakan Direktur Transformasi dan Pengembangan Bisnis Pelindo 1.

Pengangkatan dirinya menjadi Dirut Pelindo 1 berdasarkan kesepakatan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Pelindo 1.

Hasil RUPS tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Menteri BUMN Nomor SK-81/MBU/03/2021 tentang Pemberhentian, Pengalihan Tugas, dan Pengangkatan Anggota-anggota Direksi Pelindo 1.

Selain mengangkat Prasetyo sebagai Dirut Pelindo 1, RUPS juga menunjuk Joko Noerhudha sebagai Direktur Transformasi dan Pengembangan Bisnis Pelindo 1 yang baru.

Sebagai informasi, Joko sebelumnya menjabat sebagai Direktur Teknik Pelindo 3.

”Jajaran manajemen Pelindo 1 mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dedikasi dan pengabdian Bapak Dani Rusli selama menjabat sebagai Direktur Utama pada 22 Juni 2020 hingga 15 Maret 2021,” jelas Sekretaris Perusahaan Pelindo 1, Basuki Soleh dalam keterangannya, Selasa (16/3/2021).

“Juga kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak Prasetyo sebagai Direktur Utama yang baru serta Bapak Joko Noerhudha yang menjabat sebagai Direktur Transformasi dan Pengembangan Bisnis Pelindo 1,” lanjut Basuki.

Dengan demikian, susunan Direksi Pelindo 1 hasil RUPS 2021 adalah sebagai berikut:
1. Direktur Utama : Prasetyo
2. Direktur SDM dan Umum : Henry Naldi
3. Direktur Operasional dan Komersial : Ridwan Sani Siregar
4. Direktur Keuangan : Roy Leonard
5. Direktur Teknik : Hosadi Apriza Putra
6. Direktur Transformasi dan Pengembangan Bisnis : Joko Noerhudha

Selain itu, Menteri BUMN Erick Thohir juga ada merombak Pejabat di Pelindo III . Namun, tidak seluruhnya diganti, sedangkan posisi Boy Robyanto selaku Direktur Utama (Dirut), yang sebelumnya Direktur Teknik menggantikan jabatan lama yang ditempati oleh U. Saefudin Noor.

Boy bukan orang asing di BUMN, khususnya di PT Pelindo III (Persero). Mulai dari pegawai  bawahan sampai menjadi Dirut selama ini di Perusahaan Pelindo 3.

Inilah struktur baru Direksi Pelindo III sesuai dengan Foto.

 

Perubahan juga terjadi di PT Pelindo II (Persero). Dia menunjuk Mega Satria untuk menggantikan posisi Yon Irawan sebagai Direktur Keuangan Pelindo II.
Mega Satria sendiri sebelumnya pernah menjabat sebagai Direktur Keuangan PT Bukit Asam (Persero) Tbk.

Sedangkan di Pelindo IV, Erick Thohir mengangkat Ady Sutrisno sebagai direktur Sumber Daya Manusia. Ady menggantikan M. Asyhari.

Continue Reading
Advertisement

Pelabuhan

Dirjen Hubla Kunjungi Pelayanan Deteksi GeNose C19 di Terminal Penunmpang Tanjung Perak

Published

on

By

Dirjen Hubla saat menyampaikan kata sambutan dihadapan Pejabat instansi terkait di Pelabuhan Tanjung Perak

SURABAYA-Pemerintah telah memberlakukan alat deteksi dini Covid-19 berbasis embusan nafas, GeNose C19 di seluruh alat transportasi.

Pemberlakuan tersebut tercantum dalam Surat Edaran (SE) Nomor 12/2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri di Masa Pandemi Covid-19.

Sesuai dengan masa berlaku SE, pemberlakuan Gajah Mada Electronic Nose (GeNose)-C19 di seluruh alat transportasi juga yang sudah di berlakukan mulai 1 April 2021.

Untuk meningkatka pelayanan bagi pengguna transportasi laut sekaligus meringankan beban penumpang, perusahaan BUMN Pelindo III juga menyediakan deteksi GeNose di Terminal Graha Surya Nusantara (GSN) Tanjung Perak, bekerjasama dengan anak Perusahaa PT. PHC (Pelindo Husada Citra) untuk pelayanan GeNose C19.

Layanan pemeriksaan cepat untuk deteksi dini Covid-19 dengan menggunakan alat Ge-Nose C19 mulai tersedia di sejumlah pelabuhan yang dikelola oleh PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) atau Pelindo III. Tahap awal, pemeriksaan Ge-Nose C19 telah tersedia di Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara Pelabuhan Tanjung Perak mulai Sabtu (17/04). Selanjutnya, secara bertahap akan tersedia di Pelabuhan Tanjung Emas dan Pelabuhan Banjarmasin dengan biaya pemeriksaan hanya Rp. 30.000,- (Tiga Puluh Ribu Rupiah).

Peresmian Pemeriksaan Ge-Nose C19 di area pelabuhan milik Pelindo III ini ditandai dengan pemeriksaan GeNose C19 perdana yang ditijau oleh Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Agus H. Purnomo bersama Direktur Sumber Daya Manusia Edi Priyanto juga di dampingi Onny Djayus Ceo Pelindo 3 Regional Jatim dan Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Kelas Utama Tanjung Perak Arif Toha Tjahjagama di Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Sabtu (17/04).

Para penumpang yang ikut pemerksaan GeNose  C19.

Usai melakukan pemeriksaan perdana Ge-Nose C19, Dirjen Hubla Agus H. Purnomo menyampaikan apresiasinya kepada Pelindo III beserta jajaran yang telah bergerak cepat menyediakan layanan Ge-Nose C19 untuk para calon penumpang di Pelabuhan Tanjung Perak yang kemudian diikuti penyediaan di 2 pelabuhan lain yaitu Pelabuhan Tanjung Emas dan pelabuhan Banjarmasin. Agus juga mengatakan tak hanya membantu pemerintah menekan penyebaran Covid-19, alat ini akan semakin meringankan beban biaya calon penumpang yang akan bepergian menggunakan kapal laut.

“Saya mengapresiasi Pelindo III yang telah menyediakan alat deteksi dini Covid-19 Ge-Nose C19, kita tau ini biayanya cukup terjangkau sehingga masyarakat tak lagi terbebani dengan biaya tambahan selama bepergian seperti rapid test dan lainnya. Saya berharap semua pelabuhan dan sarana angkutan laut bisa memiliki fasilitas ini semua,” kata Agus.

Direktur Sumber Daya Manusia Pelindo III Edi Priyanto didampingi Onny Djayus Ceo Pelindo III Regional Jawa Timur (Jatim) menyampaikan, penyediaan layanan Ge-Nose C19 di sejumlah pelabuhan dimaksudkan untuk memberikan kemudahan bagi para calon penumpang kapal laut untuk melakukan pemeriksaan deteksi Covid-19 yang merupakan syarat untuk melakukan perjalanan. Terlebih layanan Ge-Nose C19 di terminal milik Pelindo III memiliki harga yang lebih terjangkau bagi para calon penumpang kapal laut

“Mulai hari ini layanan Ge-Nose C19 sudah tersedia di Pelabuhan Tanjung Perak dengan biaya pemeriksaan sebesar Rp30.000,- untuk setiap orang sekali periksa. Metode ini paling terjangkau jika dibandingkan dengan metode pemeriksaan lainnya, harapan kami bisa mengurangi beban biaya para penumpang,” terang Edi.

AKBP Ganis Kapolres Tanjung Perak saat ikut periksa GeNose C19, disaksikan Edi Diretur SDM Pelindo III bersama Onny Ceo Pelindo 3 Regional Jatim.

Layanan Ge-Nose C19 di Pelabuhan Tanjung Perak dapat diakses setiap hari oleh para calon penumpang kapal laut mulai pukul 08:00 WIB hingga pukul 20:00 WIB. Para calon penumpang kapal cukup menunjukkan tiket kapal laut sebagai syarat untuk dapat melakukan pemeriksaan Ge-Nose C19.

“Sementara ini kami sediakan 2 unit alat dengan kapasitas pemeriksaan kurang lebih 200 orang per hari. Jika dirasa perlu maka tidak menutup kemungkinan jumlah alat akan ditambah,” rinci Edi.

Pelindo III juga menyediakan ruang isolasi yang diperuntukkan bagi calon penumpang yang memperoleh hasil positif dari pemeriksaan Ge-Nose C19. “Selanjutnya bagi mereka akan diarahkan untuk menuju fasilitas pemeriksaan rapid antigen secara mandiri untuk validasi hasil. Jika masih kedapatan positif maka calon penumpang tersebut tidak diperkenankan masuk ke dalam fasilitas terminal penumpang”, tegasnya. {JAcK}

 

Continue Reading

Pelabuhan

Komisi V DPR RI, Saksikan Padat Karya Distrik Navigasi Surabaya

Laporan Khusus : Beduar Sitinjak

Published

on

By

Penyerahan peralatan Padat Karya kepada Warga di Halaman Srop Distrik Navigasi, Jl. Kalimas Surabaya.

DETEKTIFNEWS.com | SURABAYA – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) ole Distrik Navigasi kela 1 A Surabaa telah melaksanakan kegiatan padat karya mempekerjakan warga Tanjung Perak, Surabaya. Tahun Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2021 sesuai program Pemerintah.

Pelaksanakan padat karya di Kantor Distrik Navigasi Surabaya, melibatkan warga sekitar Tanjung Perak guna pemberdayakan warga degan tujuan membantu perekonomian lemah ditengah derita pandemi Covid-19.

Imam H. Kepala Distrik Navigasi kepada media menjelasan, saat ini kita melaksanakan padat karya seperti tahun sebelumnya sesuai instruksi Kementerian Perhubungan, bahwa setiap UPT agar melaksanakan kegiatan yang memberdayakan masyarakat setempat sebagai upaya membantu meringankan beban warga ditengah pandemi.

“Padat Karya pada tahun ini ada peningkaan dari tahun sebelumnya tidak sampai 100 warga, untuk tahun 2021 meningkat menjadi 200 orang warga yaitu, 3 Kelurahan Perak utara, Barat dan Timur. Nanti kita lihat kalau ada kelonggaran nggaran perlu menambah lagi dan kita juga melihat spot-spot man yag perlu dilakukan padat Karya”, ungkap Kepala Disnav Surabaya Imam, di Kantor Stasiun Radio Pantai (SROP) Surabaya, Selasa (23/3/21).

Tampak hadir, instansi terkait di Pelabuhan Tanjung Perak yang menyaksikan padat karya.

Kata Imam, Sedangkan Padat Karya hari ini pembersihan, perbaikan paving dan pengecetan di lingkungan Gedung SROP, Jl. Kalimas Surabaya dan sebagian dialihkan juga di Kanor Pusat Disnav Surabaya. Dan di Pekerjakan selama dua hari dengan upah Rp. 150.000 /orang.

“Untuk selanjutnya bila diberi kesempaan bisa dilakukan padat Karya di wilayah Jawa Timur, seperti Gresik, Banyuwangi dan sebagainya”, ujar Imam.

Pelakasanaan padat karya tersebut, disaksikan Anggota Komisi V DPR RI Ir. H. Sigit Sosiantomo, Syahbandar Tanjung Perak, PLP, Polres Tanjung Perak, serta ketiga Lurah Perak Timur, Perak Barat dan Utara, Tambah M. Syaful Kabid Operasional Disnav Surabaya.

Tiga Kelurahan menandatangani pelaksanaan Padat Karya dari Imam Kadisnav Surabaya.

Ir. H. Sigit Sosiantomo Komisi V DPR RI mengatakan, saya melihat langsung melaksanakan kebijakan Pemerintah dalam hal ini banyak merespon tuntutan masyarakat saat pandemi, dimana banyak sekali kehilangan pekerjaan. Dan Bagus ada pemotongan yang dialokasikan untuk pekerjaan Padat Karya, makanya kami ingin melihat langsung oleh Undangan Imam Sebagai Kadisnav Surabaya.

“ Kalau kegiatan ini periodik berjalan yang artinya dialokaskan setiap tahun, Padat Karya ini hal yang bagus untuk masyarakat yang hilang pekerjaan dimasa Pandemi”, pesan Ir. H. Sigit.

 

Continue Reading

Pelabuhan

Pelindo III Terima Gelar Kehormatan INAMPA 2020

Published

on

By

SURABAYA-Jajaran Direksi Pelindo III yang terdiri dari Direktur Utama Boy Robyanto, Direktur Teknik Kokok Susanto serta Direktur Utama Pelindo Marine Service (Pelindo III Group) Umar, menerima gelar anggota kehormatan Indonesian Maritime Pilots Association (INAMPA) tahun 2020.

Penyematan gelar anggota kehormatan INAMPA kepada jajaran Direksi Pelindo III tersebut diberikan langsung oleh Presiden INAMPA Pasoroan Herman Harianja dalam sela kunjungan rombangan INAMPA di Kantor Pusat Pelindo III, Senin (22/3/2021).

Dalam sambutanya, Presiden INAMPA Pasoroan Herman Harianja mengatakan, bahwa pemberian gelar ini merupakan bentuk penghormatan INAMPA kepada Pelindo III yang terus mendukung pengembangan kompetensi SDM unggul di bidang kepanduan maritim, kepelabuhanan dan perkapalan serta mendukung berbagai program kerja organisasi INAMPA.

“Ini merupakan bentuk penghormatan kami kepada Pelindo III yang terus mendukung program-progam kerja INAMPA baik dari pengembangan SDM dan keprofesian, kami berharap gelar penghormatan ini bisa semakin menghangatkan hubungan kami dengan INAMPA,” jelasnya.

Direktur Teknik Pelindo III Kokok Susanto yang mewakili Pelindo III menerima penghargaan gelar tersebut mengatakan, bahwa pihaknya merasa terhormat mendapatkan gelar anggota kehormatan dari INAMPA.

Menurut Koko, INAMPA sebagai wadah organisasi profesi pandu telah berperan besar dalam mendukung peningkatan pelayanan jasa kepelabuhanan sebagai core business Pelindo III melalui kompetensi layanan kepanduan para anggotanya. Terlebih menurutnya pandu yang kompeten mampu meningkatkan kepuasan pengguna jasa perusahaan.

“Kami merasa sangat terhormat menerima gelar anggota kehormatan dari INAMPA sebagai asosiasi profesi pandu di Indonesia. Kami juga berkomitmen untuk terus mendukung program INAMPA terlebih menurut kami layanan kepelabuhan sebagai core business Pelindo III tidak bisa lepas dari peran pandu, mereka ibarat duta layanan kami sehingga bagus tidaknya layanan jasa kepelabuhanan kami dimulai dari saat para pandu melakukan tugasnya,” tutup Kokok.

Pemberian gelar anggota kehormatan INAMPA kepada Pelindo III merupakan penyematan gelar ke 2 yang diberikan INAMPA kepada Pelindo III. Sebelumnya direktur Operasi dan Komersial Pelindo III Putut Srimuljanto dan Direktur SDM Pelindo III Periode jabatan 2014 – 2020 pernah menerima gelar yang sama dari INAMPA.

Saat ini sedikitnya terdapat 216 pandu yang bertugas di wilayah kerja Pelindo III. Dari jumlah tersebut sekitar 10 Persen diantaranya telah menempati jabatan strategis di Pelindo III seperti Senior Manager hingga CEO Regional.

Hal tersebut sebagai bentuk komitmen Pelindo III pada pengembangan SDM pandu diwilayah kerjanya. Selain itu catatan membanggakan lain diantaranya adalah tidak pernah terjadi kecelakaan kapal diwilayah kerja Pelindo III dalam kurun waktu 2020 selama proses pemanduan kapal di wilayah kerja Pelindo III. {hms/B Sitinjak}

Continue Reading

Trending