Connect with us

Berita

Kuasa Hukum Warga Kesal, Sidang Perkara PT Surya Dumai Land Perkasa Tidak Konsisten

Published

on

RIAU -Perkara persidangan sengketa Tanah PT. Surya Dumai Land Perkasa dengan warga Busrial sempat tertunda. Untuk lanjutan juga sering molor maupun tidak konsisiten pada jadwal Sidang yang diagendaka ini, Selasa (19/5/2020).

Sidang di pimpin Hakim Ketua Majelis Afrizal Hady SH,MH dan Hakim anggota Yudissilen SH,MH dan Sarudi SH, terlihat suasana berlangsung seru dan menegangkan sejak dimulainya persidangan.

Rinton kuasa Hukum warga Busrial dari DKI menyatakan, kekecewaan dirinya terhadap waktu sidang yang tidak sesuai dengan jadwal acara yang sudah di tentukan. Sedangkan Jadwal sidang sebelumnya yang tertunda pada minggu lalu pada hari Kamis (14/2020) dan akan di lanjutkan pada sidang dobel pada hari Selasa dan Rabu (19-20 mei 2020 ) namun sayang pelaksanaan sidang hanya sekali.

Rinton mengungkapakn, Saya kecewa terhadap masalah waktu jadwal sidang, karena janji sidang sebelumya sudah tertunda pada minggu lalu pada hari Kamis tgl 14 mei 2020, dan akan di lanjutkan sidang dobel pada hari selasa dan rabu (19-20 mei 2020). Namun sidang hanya sekali, sementara aku sudah boking Hotel dan Tiket Pesawat, di sini saja saya sudah mengalami kerugian besar.

“saya sangat kecewa dan saya menilai PN Pekanbaru kurang konsisten dalam jadwal,” tegasnya kesal.

Dalam persidangan sengketa PT.Surya Dumai Land Perkasa dengan masyarakat dalam dalil dalil yang di duga kurang jelas atau rekayasa dan di duga tidak sesuai dengan ke jadian di lapangan, Bahwa dilapangan di saksikan lurah Bapak Sutahar pada kala itu tidak ada plang sama sekali di objek perkara.

Terungkap fakta dalam persidangan pemeriksaan saksi- saksi yang di ajukan Jaksa dari PT.Surya Dumai Land Perkasa yaitu Bapak Heru Subagio yang mengaku sebagai direktur PT. Surya Dumai Land Perkasa, dalam persidangan dengan jelas Bapak Rinton mempertanyakan legalitas Bapak Subagio dan meminta di persidangan berikutnya supaya membawa juga RUPS ( Rapat Umum Pemegang Saham ) sebagai legalitasnya sebagai Direktur.

Persidanganpun mulai memanas saat masuk dalam legalitas tanah yang menjadi objek perkara, karena di dalam persidangan kuasa hukum juga minta di persidangan berikutnya supaya membawa surat aslinya.

”Saya mau Sertifikat aslinya dibawa ke persidangan berikutnya, jika surat itu di agunkan silakan bawa surat keterangannya juga surat keterangan dari BPN.” Mohonnya.

Lagi lagi Bapak hakim seolah olah ambil alih jawaban supaya kuasa Hukum Rinton supaya tidak mintak yang tidak dapat di berikan saudara saksi, namun Rinton jugak dengan tegas mengatakan,

” Maaf yang Mulia yang menjadi objek perkara ini, mau kita apakan persidangan ini ..??? .” imbaunya kepada Hakim.

Pada saat sidang juga di hadirkan mantan camat kota pekanbaru dan Kasi bidang Pemerintahan juga hadir sebagai saksi dan mengungkap bahwa surat tanah tersebut tidak pernah di lihat catatkan di kelurahan bahkan no surat tanah tersebut tidak pernah di Registerkan.

“saya tidak pernah melihat dan memproses surat tanah tersebut, dan membuat nomor surat tanah tersebutpun tidak pernah saya Registerkan.” sebut Kaur Pemerintahan dalam persidangan.

Diakhirnya juga Bapak Rinton sebagai Kuasa Hukum dari masyarakat yaitu Bapak Busrial juga menuturkan bahwa kita tetap pakai paduga tak bersalah namun dengan tegas beliau mengatakan bahwa sebagai Kuasa Hukum akan memperjuangkan terus kebenaran di dalam persidangan.

“Sampai kapanpun saya akan perjuangkan kebenaran, karena sebagai kuasa hukum membela kebenaran itulah yang menjadi sumpah Propesi saya.” kata Rinto mengahiri. {Tim}

Pelabuhan

Dirjen Hubla Kunjungi Pelayanan Deteksi GeNose C19 di Terminal Penunmpang Tanjung Perak

Published

on

By

Dirjen Hubla saat menyampaikan kata sambutan dihadapan Pejabat instansi terkait di Pelabuhan Tanjung Perak

SURABAYA-Pemerintah telah memberlakukan alat deteksi dini Covid-19 berbasis embusan nafas, GeNose C19 di seluruh alat transportasi.

Pemberlakuan tersebut tercantum dalam Surat Edaran (SE) Nomor 12/2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri di Masa Pandemi Covid-19.

Sesuai dengan masa berlaku SE, pemberlakuan Gajah Mada Electronic Nose (GeNose)-C19 di seluruh alat transportasi juga yang sudah di berlakukan mulai 1 April 2021.

Untuk meningkatka pelayanan bagi pengguna transportasi laut sekaligus meringankan beban penumpang, perusahaan BUMN Pelindo III juga menyediakan deteksi GeNose di Terminal Graha Surya Nusantara (GSN) Tanjung Perak, bekerjasama dengan anak Perusahaa PT. PHC (Pelindo Husada Citra) untuk pelayanan GeNose C19.

Layanan pemeriksaan cepat untuk deteksi dini Covid-19 dengan menggunakan alat Ge-Nose C19 mulai tersedia di sejumlah pelabuhan yang dikelola oleh PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) atau Pelindo III. Tahap awal, pemeriksaan Ge-Nose C19 telah tersedia di Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara Pelabuhan Tanjung Perak mulai Sabtu (17/04). Selanjutnya, secara bertahap akan tersedia di Pelabuhan Tanjung Emas dan Pelabuhan Banjarmasin dengan biaya pemeriksaan hanya Rp. 30.000,- (Tiga Puluh Ribu Rupiah).

Peresmian Pemeriksaan Ge-Nose C19 di area pelabuhan milik Pelindo III ini ditandai dengan pemeriksaan GeNose C19 perdana yang ditijau oleh Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Agus H. Purnomo bersama Direktur Sumber Daya Manusia Edi Priyanto juga di dampingi Onny Djayus Ceo Pelindo 3 Regional Jatim dan Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Kelas Utama Tanjung Perak Arif Toha Tjahjagama di Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Sabtu (17/04).

Para penumpang yang ikut pemerksaan GeNose  C19.

Usai melakukan pemeriksaan perdana Ge-Nose C19, Dirjen Hubla Agus H. Purnomo menyampaikan apresiasinya kepada Pelindo III beserta jajaran yang telah bergerak cepat menyediakan layanan Ge-Nose C19 untuk para calon penumpang di Pelabuhan Tanjung Perak yang kemudian diikuti penyediaan di 2 pelabuhan lain yaitu Pelabuhan Tanjung Emas dan pelabuhan Banjarmasin. Agus juga mengatakan tak hanya membantu pemerintah menekan penyebaran Covid-19, alat ini akan semakin meringankan beban biaya calon penumpang yang akan bepergian menggunakan kapal laut.

“Saya mengapresiasi Pelindo III yang telah menyediakan alat deteksi dini Covid-19 Ge-Nose C19, kita tau ini biayanya cukup terjangkau sehingga masyarakat tak lagi terbebani dengan biaya tambahan selama bepergian seperti rapid test dan lainnya. Saya berharap semua pelabuhan dan sarana angkutan laut bisa memiliki fasilitas ini semua,” kata Agus.

Direktur Sumber Daya Manusia Pelindo III Edi Priyanto didampingi Onny Djayus Ceo Pelindo III Regional Jawa Timur (Jatim) menyampaikan, penyediaan layanan Ge-Nose C19 di sejumlah pelabuhan dimaksudkan untuk memberikan kemudahan bagi para calon penumpang kapal laut untuk melakukan pemeriksaan deteksi Covid-19 yang merupakan syarat untuk melakukan perjalanan. Terlebih layanan Ge-Nose C19 di terminal milik Pelindo III memiliki harga yang lebih terjangkau bagi para calon penumpang kapal laut

“Mulai hari ini layanan Ge-Nose C19 sudah tersedia di Pelabuhan Tanjung Perak dengan biaya pemeriksaan sebesar Rp30.000,- untuk setiap orang sekali periksa. Metode ini paling terjangkau jika dibandingkan dengan metode pemeriksaan lainnya, harapan kami bisa mengurangi beban biaya para penumpang,” terang Edi.

AKBP Ganis Kapolres Tanjung Perak saat ikut periksa GeNose C19, disaksikan Edi Diretur SDM Pelindo III bersama Onny Ceo Pelindo 3 Regional Jatim.

Layanan Ge-Nose C19 di Pelabuhan Tanjung Perak dapat diakses setiap hari oleh para calon penumpang kapal laut mulai pukul 08:00 WIB hingga pukul 20:00 WIB. Para calon penumpang kapal cukup menunjukkan tiket kapal laut sebagai syarat untuk dapat melakukan pemeriksaan Ge-Nose C19.

“Sementara ini kami sediakan 2 unit alat dengan kapasitas pemeriksaan kurang lebih 200 orang per hari. Jika dirasa perlu maka tidak menutup kemungkinan jumlah alat akan ditambah,” rinci Edi.

Pelindo III juga menyediakan ruang isolasi yang diperuntukkan bagi calon penumpang yang memperoleh hasil positif dari pemeriksaan Ge-Nose C19. “Selanjutnya bagi mereka akan diarahkan untuk menuju fasilitas pemeriksaan rapid antigen secara mandiri untuk validasi hasil. Jika masih kedapatan positif maka calon penumpang tersebut tidak diperkenankan masuk ke dalam fasilitas terminal penumpang”, tegasnya. {JAcK}

 

Continue Reading

Nasional

Kapten Cpl Eko Saputro, Serahkan Bantuan Pada Mushollah Miftahul Ulum AS – SHOLEH

Published

on

By

PROBOLINGGO, TEROPONG-Demi kelancaran pembagunan Mushollah Miftahul Ulum, AS – SHOLEH jln. Slamet Riyadi Rt 03 Rw 05 Kelurahan Kanigaran Kota Probolinggo, Kapten Cpl Eko Saputro Komandan Koramil 0820/ 01 Kanigaran serahkan Bantuan
Bertempat di Musholla Miftahul Ulum As sholeh. Jumat ( 16/4/2021).

Kegiatan ini kerap di lakukan oleh jajaran kodim 0820/ Probolinggo beserta babinsa ( Sertu m istaim )

melaksanakan kegiatan penyerahan bantuan perbaikan / pembangunan TPQ di Musholla Miftahul Ulum As – Sholeh Kepada pimpinan pengurus Kh Muhammad Athoillah As’ad.

Kegiatan ini di sampaikan Kepada Komandan Kodim 0820/ Probolinggo, Kasdim 0820 / Probolinggo, Pabung 0820 / Probolinggo, Pasidim 0820/ Probolinggo sebagai laporan kegiatan.

Pelaksanaan kegiatan tersebut berpedoman pada Protokol kesehatan ( Protkes ) Penanganan covid-19 berupa PPKM Mikro dalam rangka percepatan penanganan covid-19 menuju adaptasi kebiasaan baru di wilayah Kota Probolinggo. (th)

Continue Reading

Nasional

Kapolda Jatim Siapkan Titik Pos di Perbatasan “Larangan Mudik”

Published

on

By

Kapolda Jatim saat memberi keterangan kepada Pers

SURABAYA-Kapolda Jatim Irjen Pol Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H didampingi Dirlantas Polda Jatim dan Pejabat Utama Polda Jatim, Kabidhumas Polda Jatim, melakukan kordinasi dengan seluruh jajaran di Polresta Banyuwangi, dalam menyambut Lebaran Idul Fitri terkait Larangan Mudik dari Pemerintah, Sabtu 10 April 2021.

Maka ada 3 hal yang disampaikan, yaitu Penanganan covid19 serta terkait dengan tugas-tugas pokok di dalam program Presisi Kapolri, dalam rangka mengantisipasi di Bulan Ramadhan dan Lebaran.

Karena Pemerintah dalam hal ini sudah mengeluarkan Himbauan dan juga Larangan untuk tidak melaksanakan Mudik. Titik-titik Pos pun sudah dibuat dari hasil rspat dengan Mabes Polri bersama jajaran Polda, yaitu Polda Jateng, Polda Jatim dan Polda Bali.

” Kami sudah membuat Tujuh Titik yang masuk ke wilayah Jatim, dan telah berkoordinasi dengan jajaran Polda Jateng maupun Polda Bali,” jelas Kapolda Jatim.

” Untuk yang paling penting di sini adalah Pelabuhan Ketapang. Kami sudah berkordinasi juga dengan Polda Bali, kami akan menentukan beberapa Titik di situ. Sehingga harapannya masyarakat yang Masuk itu adalah orang-orang yang Bekerja maupun hanya untuk Sembako. Sedangkan untuk yang lain harap mengikuti Himbauan dari Pemerintah untuk tidak melaksanakan Mudik,” Lanjutnya.

Disini kita ketahui bahwa covid19 masih ada di sekeliling kita. Masih ada orang yang jatuh sakit bahkan meninggal karena akibat covid19.

“Mari sama-sama kita ikuti apa arahan dari Pemerintah, sehingga kita semua bisa menjaga diri. Jaga Diri, Jaga Keselamatan kita masing-masing,” pesan Kapolda Jatim.

Penerapan sistem Penyekatan juga akan dilakukan, guna dalam melakukan Pemeriksaan Surat-surat kepada Pengguna Jalan atau Masyarakat yang akan melakukan Perjalanan Luar Kota maupun Keluar dari Provinsi tersebut.

” Kami akan menerapkan sistem Penyekatan, sehingga misalkan mereka tidak dilengkapi dengan Surat atau misalkan Rekomendasi Pekerjaan terkait dengan sembako, maka kita kembalikan, jadi harus balik. KTP-nya nanti akan di cek, Suratnya yang dibawa itu di cek, pada Titik nanti mau masuk ke Banyuwangi pasti disuruh kembali kalau dari arah Bali. Dari Bali pun juga sudah pasti mengecek. Maka kita sudah sepakat sehingga nanti yang masuk itu ngecek sekilas,” paparnya.

” Kami juga yang dari Banyuwangi mau ke Bali itu kita cek juga. Sehingga dengan harapan masing-masing sudah menerapkan hal ini, tentunya pergerakan itu pasti akan dikurangi kerumunan juga akan mengurangi. Sehingga tentunya kalau Kerumunan dan Pergerakan Dikurangi, Otomatis Resiko dalam penyebaran covid bisa kita tekan pengurangan Kerumunan,” tandas Kapolda Jatim Irjen Pol Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H. {BS/JAK}

Continue Reading

Trending