Connect with us

Hukrim

Penjualan Tanah Bangun Tol Sumo Berujung Jadi Perkara

Published

on

SURABAYA, {DETEKTIFNEWS.com}-Uang ganti rugi pembebasan lahan (Dana Konsinyasi di Pengadilan) sebesar Rp.6 Miliar lebih, Terkait pembangunan jalan tol Surabaya Mojokerto, Berujung jadi perkara di Pengadilan Negeri Surabaya.

PT. Platinum Ceramics Industry (PT.PCI) yang diwakili Presiden Direktur Handoyo Sudarga melalui kuasa hukum nya Dr.Sudiman Sidabuke,SH,MH mengajukan gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) dengan nomor perkara : 667/Pdt.G/2019/PN Sby, Terhadap beberapa instansi pemerintah seperti Kelurahan Karangpilang (Tergugat 1), Dinas Pekerjaan Umum (Ir. Akhmad Purwanto, MT selaku PPK) (Tergugat 2), Kepala Kantor Pertanahan Surabaya I (Tergugat 3).

Selain pihak pemerintah yang digugat juga mantan penjual tanah seluas 24.985 M2 (Tanah Petok 866 dan Petok 867), Yakni Soetikno Soegiharto alias Siat Sin Ming dan
Handoko Sucahyo Soegiharto alias Siat Sen Ping disertakan sebagai Turut Tergugat 1 dan 2.

Dalam agenda mendengarkan keterangan kedua orang saksi mantan pegawai PT Platinum, yakni Irawadi bagian Legal hukum perusahaan dan Sutatno Sudarga sebagai Direktur PT Asia Victory Industri Limited (Selaku pembeli tanah object sengketa tahun 1984), sekarang berganti menjadi PT Platinum Ceramics Industry, Saksi Irawadi menjelaskan kronologis permasalahan awal tanah dibeli dihadapan hakim ketua Martin Ginting, saat diruang sidang Garuda 1 Pengadilan Negeri Surabaya Senin (11/11).

“Saat itu sekitar tahun 1984 saya dipanggil direktur (Sutatno Sudarga) untuk mengecek tanah dibelakang pabrik yang katanya mau dijual, Tanah milik sutikno pemilik pabrik genteng karangpilang, Lalu saya bertemu sutikno dan mengatakan kalau tanah seluas sekitar 25 ribu meter persegi miliknya, dan setelah itu saya ke kantor lurah bertemu dengan lurah Musanif, lalu saya bertanya apakah tanah yang sesuai berkas benar milik sutikno semuanya?, lurah musanif menjawab benar milik sutikno”.terang saksi irawadi saat mengulangi awal komunikasi dengan lurah karangpilang.

“Setelah itu saya melaporkan ke direktur Sutatno (Sama sama jadi saksi) lalu terjadi kesepakatan jual beli saat itu,”.tambahnya.

Terpisah, Usai sidang berlangsung masih didepan ruang garuda, Yakni Sudiman Sidabuke selaku pengacara pihak penggugat dalam hal ini PT Platinum menyampaikan komentarnya kepada awak media, jika permasalahan tanah milik kliennya sempat akan diperkarakan di kejaksaan, dengan mengklaim seluruhnya dianggap milik tanah kas desa, Selanjutnya Sidabuke pun memilih melakukan gugatan perdata dengan perbuatan melawan hukum.

“Semua mau mengklaim tanah kas desa kalau tidak akan menggunakan jaksa dan polisi sama dengan gelora, Dan saya gugat aja karena yang 4500 meter persegi diklaim tanah kas desa, tapi yang 25 ribu juga diklaim tanah tkd padahal kita bisa buktikan kalau tanah tersebut dari penduduk”.jelas pengacara kondang yang juga sebagai dosen hukum.

Perlu diketahui dalam hal ini, Alasan pihak PT PCI pada gugatannya terkait sebagian tanah yang diklaim milik Tanah Kas Desa (TKD) atau tanah ganjaran sekitar seluas 4 ribu meter persegi, Juga sesuai petitum perkara, Menyatakan bahwa penggugat merupakan Pemilik Hak atas tanah yang terletak di Desa atau Kelurahan Karangpilang, Kecamatan Karangpilang Surabaya, dengan luas 24.985 meter persegi (M2) dengan surat Tanah Petok nomor 866 dan 867.

Selain itu penggugat adalah pihak yang berhak atas Uang Ganti Kerugian yang telah dititipkan kepada Pengadilan sesuai dengan Penetapan No.06/Kons/2017/PN.Sby dan Penetapan No.07/Kons/2017/PN.Sby sebesar Rp. 6.392.100.000 (Enam milyar tiga ratus sembilan puluh dua juta seratus ribu rupiah).

Menyatakan bahwa Tergugat I tidak memiliki kekuatan hukum atas semua tindakan Tergugat I yang mengaku-ngaku sebagai pemilik hak atas tanah aquo dan atau sebagai pihak yang berhak mendapatkan uang ganti kerugian atas tanah tersebut.

Memerintahkan Tergugat II dan Tergugat III untuk menjalankan tugasnya atau kewajiban hukumnya dengan memberikan sarana kepada Penggugat untuk mengambil uang Konsinyasi yang telah dititipkan Pengadilan Negeri Surabaya.

Menghukum Para Tergugat untuk membayar ganti rugi secara tanggung renteng terhadap Kerugian Materiil berupa pengeluaran biaya-biaya berkaitan dengan adanya Gugatan itu guna memperjuangkan hak Penggugat seperti biaya jasa hukum sebesar Rp. 100.000.000.,- (seratus juta rupiah), Juga memerintahkan turut tergugat untuk mengikuti dan mematuhi isi putusan ini.

Sama halnya yang disampaikan informasi oleh tim kuasa hukum turut tergugat 1 dan 2 (Sutikno selaku penjual tanah yang jadi sengketa), yakni pengacara Nur Rakhmat membenarkan jika kliennya mengakui bahwa tanah itu benar telah dijual ke pihak penggugat sesuai dengan dua surat pethok D.

Sehingga seperti diketahui, Sebelum terjadi perkara dipengadilan, Persoalan pada object tanah tersebut sesuai yang disampaikan saksi di pengadilan, bahwa transaksi jual beli tanah itu tahun 1984, dan sementara rencana pembangunan jalan tol tahun 2008 melalui sk gubernur jatim pada saat itu. {JAcK}

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Hukrim

Mutasi Beberapa Pejabat Utama, Kapolresta Dan Kapolres Wilayah Jatim

Published

on

By

SURABAYA-Untuk beberapa jajaran di Polda Jawa Timur di mutasi, sehingga Tongkat Komando kepemimpinan diserahterimakan, sesuai Surat Telegram Kapolri TR/1506/ VII/KEP/2021 tertanggal 26 Juli 2021.

Salah satunya yaitu Kapolrestabes Surabaya Polda Jatim Kombes Pol Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P jabatan baru sebagai WAKAPOLDA SULAWESI UTARA.

Penggantinya adalah Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan, S.H., S.I.K jabatan lama KABAGRENMIN DIVKUM POLRI untuk menjabat Kapolrestabes Surabaya Polda Jatim.

Terkait mutasi ini adalah hal yang biasa di Polri untuk penyegaran organisasi,” tutur Kabidhumas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, S.I.K. Senin 26 Juli 2021.

Selain itu Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Polda Jatim AKBP Ganis Setyoningrum, S.Si yang bergeser untuk menjabat KASUBAGDALGAR BAGREN ROREIN BARESKRIM POLRI.

Penggantinya AKBP Anton Elrino Trisanto, S.H., S.I.K., M.Si yang sebelumnya menjabat KABAGOPS POLRESTABES SURABAYA Polda Jatim, untuk menjabat sebagai Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Polda Jatim.

Berikut mutasi Perwira di wilayah Polda Jawa Timur:

Untuk TR Kapolri: ST/1506/VII/KEP./2021 TGL 26-07-2021

1. KOMBES POL JOHNNY EDDIZON ISIR, S I.K, M.T.C.P. NRP 75060702 KAPOLRESTABES SURABAYA POLDA JATIM SBG WAKAPOLDA SULUT

2. KOMBES POL AKHMAD YUSEP GUNAWAN, S.H., S.I.K. NRP 73060608 KABAGRENMIN DIVKUM POLRI DIANGKAT SBG KAPOLRESTABES SURABAYA POLDA JATIM

3. KOMBES POL DWI SARWI LARASATI, S.H. NRP 63070918 KABAGRENPROGAR RORENA POLDA JATIM SBG PAMEN POLDA JATIM (DLM RANGKA PENSIUN)

Untuk TR Kapolri: ST/1507/VII/KEP./2021 TGL 26-07-2021

1. KOMBES POL dr. HISBULLOH HUDA, Sp.PD. NRP 66070549 KABIDDOKKES POLDA JATIM SBG TENAGA DOKKES INVESTIGASI KEPOLISIAN MADYA TK. II PUSDOKKES POLRI

2. KOMBES POL dr. ERWIN ZAINUL HAKIM, M.A.R.S. NRP 71020318 KABIDDOKKES POLDA NTB SBG KABIDDOKKES POLDA JATIM

3. KOMBES POL ASEP IRPAN ROSADI, S.I.K., M.P.A. NRP 77081071 KASUBDITBINTIBSOS DITBINTIBMAS KORBINMAS BAHARKAM POLRI SBG DIRBINMAS POLDA JATIM

Untuk TR Kapolri: ST/1508/VII/KEP./2021 TGL 26-07-2021

1. AKBP FESTO ARI PERMANA, S.l.K. NRP 79020731 KAPOLRES MAGETAN POLDA JATIM SBG KASUBBAGRENMIN DITTIPIDEKSUS BARESKRIM POLRI

2. AKBP YAKHOB SILVANA DELARESKHA, S.l.K., M.Si. NRP 77010850 KASUBDIT IV DITRESKRIMSUS POLDA JATIM SBG KAPOLRES MAGETAN POLDA JATIM

3. AKBP LEONARD M. SINAMBELA, S.H., S.l.K., M.H. NRP 78081179 KAPOLRES BLITAR POLDA JATIM SBG WAKAPOLRESTA TANGERANG POLDA BANTEN

4. AKBP ADHITYA PANJI ANOM, S.l.K. NRP 81040857 KASUBDITREGIDENT DITLANTAS POLDA JATIM SBG KAPOLRES BLITAR POLDA JATIM

5. AKBP GANIS SETYANINGRUM, S.Si. NRP 73060624 KAPOLRES PELABUHAN TANJUNG PERAK POLDA JATIM SBG KASUBBAGDALGAR BAGREN RORENMIN BARESKRIM POLRI

6. AKBP ANTON ELFRINO TRISANTO, S.H., S.I.K., M.Si. NRP 80081146 KABAGOPS POLRESTABES SURABAYA POLDA JATIM SBG KAPOLRES PELABUHAN TANJUNG PERAK POLDA JATIM

7. AKBP RONALD ARDIYANTO PURBA, S.I.K. NRP 78081258 KAPOLRES MAGELANG POLDA JATENG SBG WADIRRESKRIMUM POLDA JATIM

8. AKBP ROBERTUS BELLARMINUS HERRY ANANTO PRATIKNYO, S.I.K., M.H. NRP 75091067 KAPOLRES SAMBAS POLDA KALBAR SBG KABAGRENPROGAR RORENA POLDA JATIM

9. AKBP ROFIKOH YUNIANTO, S.J.K. NRP 81040861 KASUBDIT I DITRESKRIMUM POLDA JATIM SBG KAPOLRES TANAH LAUT POLDA KALSEL

10. AKBP MARIYONO, S I.K, M.Si. NRP 79061511 KAPOLRES SERANG POLDA BANTEN SBG KABAGDALOPS ROOPS POLDA JATIM

Untuk: ST/1510/VII/KEP./2021 TGL 26-07-2021

1. KOMBES POL dr. RONI SUBAGYO, Sp.KJ. NRP 64040992 ANALIS KEBIJAKAN MUDA BIDANG DOKPOL BIDDOKKES POLDA JATIM (KPLB KBP TMT 25-2-2021) SBG TENAGA DOKKES INVESTIGASI KEPOLISIAN MADYA TK. III PUSDOKKES POLRI. {Bts/BS}

Continue Reading

Hukrim

Tanah PT APIM Bermasalah, Gugatan Penggugat Dikabulkan

Published

on

By

Sidang putusan tergugat PT. APIM

SURABAYA-Setelah hampir jatuh pailit, PT Avila Prima Intra Makmur ( APIM ) perusahaan yang dipimpin oleh Sutjianto Kusuma sebagai Presiden Direktur, kembali kalah atas gugatan perbuatan melawan hukum (PMH) yang diajukan oleh Budi Said, Tjioe Sien Jap, dan Hariyono Subagyo di Pengadilan Negeri Surabaya.

Pada persidangan perkara register nomor 61/Pdt.G/2021/PN.Sby, Senin (26/07/2021) telah diputuskan oleh majelis hakim yang di ketuai Sudar dalam amarnya mengabulkan gugatan penggugat, “Menyatakan Tergugat I, PT Avila Prima Intra Makmur telah melakukan perbuatan melanggar hukum,” tegas Sudar saat membacakan amar putusan kemarin.

Selanjutnya Majelis Hakim menyatakan bahwa asset tanah Seluas 185.414,28 m2 di Sidoklumpuk, Sidoarjo, yang sebagian bersertipikat hak guna bangunan atas nama PT. Avila Prima Intra Makmur, di dalam area Komplek Perumahan Argent Parc Sidoarjo, sejumlah 60% dari tanah tersebut merupakan hak dari Para Penggugat masing-masing sebesar 20%.

Menurut informasi yang dihimpun, pada perkara No. 52/Pdt-Sus.PKPU/2020/PN.Niaga.Sby, dalam pengurusan Tim Pengurus Bonar Parulian Sidabukke, SH., G.Dip., L.L.M, C.L.A, dan Yandi Suhendro SH, C.L.A, C.P.L, C.P.C.L.E, Bank UOB Indonesia merupakan kreditur pemegang hak tanggungan terkait tanah di Sidoklumpuk, Sidoarjo tersebut, oleh karena itu PT Bank UOB Indonesia (United Overseas Bank Indonesia) juga turut digugat dalam perkara ini.

Bonar Parulin Sidabuke, ketika dikonfirmasi terkait putusan perkara tersebut yang berkaitan dengan posisi para kreditur PT Avilla menyampaikan, “Kalau dalam konteks homologasi, bila ada pihak dirugikan dalam artian Debitor tidak bisa melaksanakan apa yang disepakati di dalam PKPU, maka dapat diajukan Pembatalan Perdamaian”, tutur Bonar saat dikonfirmasi via pesan WhatsApp(WA), Selasa (27/7).

Sedangkan terkait dengan adanya beberapa pembeli rumah di Argent Parc, dan menjadi kreditur saat itu Bonar membenarkan.” Memang iya ada beberapa pembeli rumah argent parc yang juga ikut ” imbuhnya.

Lebih lanjut, saat ditanya terkait Aset yang di putuskan juga merupakan hak dari para pengggugat sesuai putusan perkara 61/Pdt.G/2021/PN.Sby yang dibacakan, dan nasib dari para pembeli rumah Argent Parc juga dapat dirugikan dengan tindakan PT APIM, karena status hak atas tanahnya menjadi tidak jelas, Bonar menyampaikan bahwa pihak yang dirugikan dapat mengajukan pembatalan perdamaian.

Sementara itu, Ening Swandari, kuasa hukum para penggugat dalam perkara PMH, saat dikonfirmasi terkait perkara yang ditanganinya saat ini belum memberikan komentar meski telah membaca pesan di WhatsApp. {SN}

Continue Reading

Hukrim

Tim Intelijen Kejari Surabaya Amankan  Kurir Oksigen 

Published

on

By

Tim Intelijen Kejari Surabaya saat Meringkus Kurir Oksigen.

SURABAYA-Seorang pria berinisial A (19) berhasil diringkus oleh tim intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya pada pada siang tadi di kawasan Sukomanunggal. Surabaya ditangkap lantaran menjadi kurir tabung oksigen berisi 1 m3 yang dijual di atas kewajaran.

Tersangka merupakan pegawai di PT FM yang berlokasi di kawasan Mulyosari. Menurut pengakuan tersangka, perusahaan tersebut bergerak di bidang penjualan alat-alat kesehatan (Alkes).

Kepala Kejaksaan Negeri Surabaya, Anton Delianto SH., MH., saat dikonfirmasi terkait penangkapan tersebut membenarkan. Kemudian ia menjelaskan bahwa kronologi penangkapan tersebut bermula saat pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat adanya perusahaan yang menjual tabung gas di atas harga kewajaran.

” Satu buah tabung berisi 1 m3 oksigen dijual di atas harga kewajaran, sekira Rp 4,5 juta per tabungnya. Kalau yang lengkap (regulator dan troli tabung oksigen) seharga Rp 6,5 juta,” tutur Anton,

Usai mendapatkan informasi tersebut, lanjut Anton, bahwa pihaknya bergerak cepat menurunkan Tim Intelijen untuk melakukan penyelidikan. Tim kemudian melakukan undercover buy 2 unit tabung oksigen dan akhirnya berhasil mengamankan pelaku.

” Saat diamankan, pelaku kooperatif. Kita juga mengamankan barang bukti berupa 2 buah tabung oksigen seharga Rp 11 juta,” kata Anton.

Lebih lanjut Anton menerangkan, usai penangkapan pihaknya langsung berkoordinasi dengan Polrestabes Surabaya. Saat ini pelaku telah diserahkan ke Satreskrim Polrestabes Surabaya untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.

” Kegiatan ini dilaksanakan oleh Kejari Surabaya sesuai perintah Jaksa Agung RI untuk mendukung PPKM Level 4 untuk melakukan penindakan terhadap setiap orang yg berusaha menimbun, mempermainkan harga dan menghambat distribusi obat2an dan alat kesehatan terkait penanganan Covid-19,” tegasnya. {SN}

Continue Reading

Trending