Home / Hukrim / Sidang Agenda Saksi Pencemaran Nama Baik, Terdakwa Oey Terpojok 
Dua saksi sidang pencemaran nama baik disumpah

Sidang Agenda Saksi Pencemaran Nama Baik, Terdakwa Oey Terpojok 

SURABAYA, {DETEKTIFNEWS.com}-Sidang lanjutan terdakwa Oey Juliawati Wijaya dalam perkara pasal Pencemaran nama baik dan Keterangan Palsu atas laporan Meliyana.SE di Polda Jatim, Memasuki agenda mendengarkan keterangan dua orang saksi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Jatim Sabetania R Paembonan,  di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (31/7/2019).

Adapun saksi saksi yang dihadirkan kali ini yakni Agus Prijanto selaku Direktur PT Nusantara Era Optima (NEO) berdomisili surabaya dan Tikno Wibowo selaku pihak penjual tanah.

Dalam keterangan saksi saksi tersebut yang dihadirkan berawal dari keterangan saksi bernama Agus Prijanto (Direktur PT NEO) terkait pengakuan terdakwa yang mengakui telah menyetorkan dana sebanyak Rp 600 Juta ke PT NEO namun dituding tidak benar ada, Maupun soal laporan awal Oey Juliawati (Terdakwa) terhadap Meliyana.SE,

“Awalnya ada laporan dari juliawati terhadap meliyana, Dan laporan sekarang karena meliyana merasa dirugikan nama baiknya, Dan soal uang 600 juta rupiah tidak ada”, kats Bagus.

Ketika hakim bertanya kepada saksi terkait soal kenapa bebasnya meliyana di PN dan MA apakah saksi mengetahui? saksi pun menjawab tidak tahu,

“Apakah tahu kenapa meliyana sebelumnya dibebaskan di pn dan ma?”.Tanya hakim maxi sigarlaki.

“Tidak tahu yang mulia”.Jawab Agus.

Lalu giliran jaksa penuntut Sabetania memberikan peryanyaan krpada saksi,
“Saksi apakah saksi kenal dengan terdakwa?”.

“Tidak kenal”. Kata agus.

Berikutnya, Saksi bernama Tikno Wibowo lanjut dimintai keterangan, dengan menjelaskan soal penjualan tanah ke PT Neo sebelumnya dan tidak ada kaitannya dengan terdakwa.

Lalu selanjutnya, Terdakwa pun ditanya majelis hakim,

“Terdakwa apakah benar keterangan saksi?”. Tanya maxi minta tanggapan terdakwa oey juliawati.

“Benar pak hakim”.ketus terdakwa tanpa bantahan.

Seperti diketahui, Sebelum terjadi permasalahan antara terdakwa Oey Juliawati dengan Meliyana maupun Anastasia Utama,
Bahwa pada awalnya Meliyana saat itu selaku karyawati di PT. Nusantara Era Optima (NEO), Dan Anastasia Utama selaku Direktur PT. Nusantara Era Optima (NEO), serta terdakwa Oey Juliawati Wijaya dengan Hariyono Soebagio alias Jing An juga Rudy Sutanto mengadakan pertemuan di rumah makan Boncafe jalan Kupang Indah daerah Ngesong Surabaya.

Berawal pada sekitar tahun 2012 saksi MELIYANA (korban) selaku makelar tanah dan saksi ANASTASIA UTAMA berkenalan dengan terdakwa dimana pada saat berkenalan terdakwa mengakui kalau mempunyai bisnis sarang burung dan menyampaikan kepada saksi Anastasia Utama kalau berniat menjadi investor di PT. NEO (Nusantara Era Optima) dengan alamat kantor Jalan Arjuna Nomor 142A-C Surabaya.

Selanjutnya, Terrdakwa Oey berjanji akan setor modal secara berkala sebesar Rp. 11.000.000.000,- (sebelas miliar rupiah). Dan sekitar bulan Mei sampai dengan Juni 2012 terdakwa mengajak saksi Meliyana membeli barang-barang peralatan kantor berupa CPU 4 set, monitor merk Philip dan AOC 4 buah, keyboard merk Logitek 4 buah, UPS merk ICA 4 buah, Printer Epson L200 1 unit, telepon 1 unit, PABX (telepon sambung ke ruangan) 1 unit, Telepon Master Panasonic 1 unit, Kursi putar coklat 12 unit, kursi hitam besar 1 unit, meja bundar 3 unit, meja besar 1 unit, meja besar satu biru 1 unit, lemari file 2 pintu 1 unit, lemari file 2 pintu 1 unit, AC LG 15 unit, laptop apple 1 unit, dispenser sharp hitam dan putih 2 unit, kloset 6 unit, 18 buah lampu dan handle pintu dengan total harga barang Rp. 157.000.000,- (seratus limapuluh tujuh juta rupiah) selanjutnya dikirim oleh terdakwa ke PT. NEO.

Berikutnya, Pada tanggal 18 Juni 2012 saksi Meliyana diajak oleh saksi Anastasia Utama bertemu dengan terdakwa oey di kantor Notaris PPAT Rina Rustianing Warni, SH di jalan Ngagel Dadi I No 25 Surabaya untuk membuat Surat Perjanjian Kesepakatan tentang penyerahan uang setor modal secara berkala sebesar Rp. 11 miliar, namun pada kenyataannya terdakwa tidak pernah menyetorkan modal ke PT. NEO. {JAcK}

About redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

x

Check Also

Wakapolda Jatim Buka Pelatihan SPKT di Mapolda Jatim

SURABAYA, {DETEKTIFNEWS.com}-Wakapolda Jatim Irjen Pol Toni Harmanto didampingi Dirreskoba, Direskrimsus, Direskrimum dan Ka SPKT Polda ...