Connect with us

Hukrim

Putra Mahkota PT Liek Motor Di Tuntut 3 Bulan Penjara

Published

on

SURABAYA, {DETEKTIFNews.com}-Sidang Perkara penembakan mobil pejabat Kepala Dinas Perumahan Rakyat Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Kota Surabaya Ery Cahyadi pada Pemerintah Kota Surabaya, oleh terdakwa Royce Muljanto (39), yang tak lain adalah putra mahkota dari pemilik PT Liek Motor (Showroom Mobil) kembali digelar hari ini Senin, (04/06/2018), Dengan agenda tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Dimana, pada sidang tuntutan yang diketuai oleh Majelis Hakim Anne Rusiana SH., M.Hum, didampingi hakim anggota Pudjo Saksono,SH, serta Dwi Purwadi,SH dengan Jaksa Penuntut Umum Ali Prakosa SH dari Kejaksaan Negeri Surabaya, Sidang yang digelar di ruang Garuda 1 dengan agenda pembacaan tuntutan.

Dalam tuntutan yang di bacakan JPU Ali Prakosa di depan majelis hakim, terdakwa Roice akhirnya dituntut hukuman selama tiga bulan saja, dengan alasan yang meringankan terdakwa adalah karena belum pernah dipenjara dan berkelakuan baik selama persidangan, Kendati, sebelumnya pada dakwaan jaksa bahwa terdakwa dijerat sedikitnya dengan tiga pasal yaitu pasal 335 ayat (1) ke -1 KUHP, pasal 1 ayat (1) UU Darurat RI Nomor 12 tahun 1951, serta pasal 406 KUHP.

Kiri, JPU Ali Prakoso saat membaca tuntutan

Selain itu juga, hal yang meringankan terdakwa hingga dituntut tiga bulan, yakni adanya kesepakatan damai dengan pelapor (Korban) yaitu Ery Cahyadi Kepala Dinas PU Cipta Karya, maupun keterangan saksi yang dihadirkan oleh JPU berjumlah 5 orang dengan meringankan terdakwa, serta saksi yang meringankan oleh Ahli kejiwaan dr. Agnes Sihaloho dari Rumah Sakit Bhayangkara, pada sidang sebelumnya yang menyatakan terdakwa saat melakukan penembakan sedang mengalami gangguan jiwa.

Untuk diketahui, seperti pada sidang sebelumnya, yakni keterangan pelapor (korban) Ery Cahyadi, saat ditanya pengacara terdakwa terkait adanya proyektil peluru yang ditemukan setelah terjadinya penembakan, dia pun menjawab tegas bahwa ditemukan proyektil di badan mobil bekas penembakan, “Ada, di bekas penembakan di mobil saya,”ujar korban.

Namun ketika di tanya oleh Ketua Majelis Hakim, terkait adanya latar belakang sebelum terjadinya kasus penembakan ini, Ery Cahyadi mengatakan, bahwa dirinya pernah menerbitkan surat penertiban yang di serahkan kepada Satpol PP Surabaya sebagai bentuk bantuan penertiban (Bantib) karena tempat usaha Royce Muljanto jalan Ketintang Madya No. 111 tersebut telah melanggar garis sepadan yang di tetapkan Pemkot Surabaya.
“Saya pernah menerbitkan bantib kepada Satpol PP, karena saya tidak bisa melakukan sendiri penertiban tersebut. Tapi sudah lama itu saya terbitkan,” kata Ery.

Seperti diketahui, Kasus penembakan mobil Toyota All New Innova milik Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Kota Surabaya Ery Cahyadi dilakukan oleh terdakwa Royce Muljanto pada 14 Maret 2018 lalu.

Penembakan itu diduga bermotif dendam lantaran bengkel Motor Gede (Mode) milik terdakwa Royce Muljanto dibongkar oleh Pemkot Surabaya.

Seusai persidangan, Ery Cahyadi yang di konfirmasi oleh awak media mengatakan, bahwa dirinya sudah memaafkan apa yang dilakukan terdakwa kepada dirinya. Terdakwa pun sempat mengirimkan surat permohonan maaf kepada dirinya dan bersedia mengganti segala kerusakan yang di sebabkan oleh terdakwa.

“Karena saya muslim dalam ajaran saya setiap ada seseorang yang minta maaf haruslah dimaafkan maka saya maafkan. Dia (Royce.red) juga sudah mengirimkan surat minta maaf kepada saya, dan berjanji mengganti. Tapi saya tidak mau, karena saya murni ini karena maaf jadi saya tidak mau nantinya dibilang kalo sudah dikasih ini itu terus saya maafkan.” katanya tenang.

Kendati sempat merasa penasaran terhadap proses hukum terhadap kasusnya, Ery menyampaikan bahwa menyerahkan sepenuhnya dan mengikuti apa yang nantinya menjadi putusan hakim. Ia pun berharap agar nantinya tidak terjadi lagi kejadian seperti ini.

“Saya ngikut saja sisi hukumnya seperti apa, tapi kalo saya pribadi sudah memaafkan. Perlu di ingat saya tidak menerima ganti rugi apapun atas perbaikan atau pun diberi mobil saya tidak terima. Karena kewajiban saya sebagai muslim untuk memaafkan,” ungkap pejabat Pemkot tersebut.

Perlu diketahui, sebelum sidang tuntutan dimulai, bahwa terdakwa Roice Muljanto sempat diwawancarai awak media ini diruangan saksi, dan mengakui kalau permasalahan yang menimpa dirinya, dikarenakan sebelumnya jengkel terhadap petugas yang datang meski merasa ijin usahanya lengkap dengan IMB, “Ijin usaha saya lengkap juga ada IMB tapi petugas kok sering datang, juga usaha saya berdirinya dilahan milik saya,” beber Royce. {JS}

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Hukrim

Mutasi Beberapa Pejabat Utama, Kapolresta Dan Kapolres Wilayah Jatim

Published

on

By

SURABAYA-Untuk beberapa jajaran di Polda Jawa Timur di mutasi, sehingga Tongkat Komando kepemimpinan diserahterimakan, sesuai Surat Telegram Kapolri TR/1506/ VII/KEP/2021 tertanggal 26 Juli 2021.

Salah satunya yaitu Kapolrestabes Surabaya Polda Jatim Kombes Pol Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P jabatan baru sebagai WAKAPOLDA SULAWESI UTARA.

Penggantinya adalah Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan, S.H., S.I.K jabatan lama KABAGRENMIN DIVKUM POLRI untuk menjabat Kapolrestabes Surabaya Polda Jatim.

Terkait mutasi ini adalah hal yang biasa di Polri untuk penyegaran organisasi,” tutur Kabidhumas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, S.I.K. Senin 26 Juli 2021.

Selain itu Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Polda Jatim AKBP Ganis Setyoningrum, S.Si yang bergeser untuk menjabat KASUBAGDALGAR BAGREN ROREIN BARESKRIM POLRI.

Penggantinya AKBP Anton Elrino Trisanto, S.H., S.I.K., M.Si yang sebelumnya menjabat KABAGOPS POLRESTABES SURABAYA Polda Jatim, untuk menjabat sebagai Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Polda Jatim.

Berikut mutasi Perwira di wilayah Polda Jawa Timur:

Untuk TR Kapolri: ST/1506/VII/KEP./2021 TGL 26-07-2021

1. KOMBES POL JOHNNY EDDIZON ISIR, S I.K, M.T.C.P. NRP 75060702 KAPOLRESTABES SURABAYA POLDA JATIM SBG WAKAPOLDA SULUT

2. KOMBES POL AKHMAD YUSEP GUNAWAN, S.H., S.I.K. NRP 73060608 KABAGRENMIN DIVKUM POLRI DIANGKAT SBG KAPOLRESTABES SURABAYA POLDA JATIM

3. KOMBES POL DWI SARWI LARASATI, S.H. NRP 63070918 KABAGRENPROGAR RORENA POLDA JATIM SBG PAMEN POLDA JATIM (DLM RANGKA PENSIUN)

Untuk TR Kapolri: ST/1507/VII/KEP./2021 TGL 26-07-2021

1. KOMBES POL dr. HISBULLOH HUDA, Sp.PD. NRP 66070549 KABIDDOKKES POLDA JATIM SBG TENAGA DOKKES INVESTIGASI KEPOLISIAN MADYA TK. II PUSDOKKES POLRI

2. KOMBES POL dr. ERWIN ZAINUL HAKIM, M.A.R.S. NRP 71020318 KABIDDOKKES POLDA NTB SBG KABIDDOKKES POLDA JATIM

3. KOMBES POL ASEP IRPAN ROSADI, S.I.K., M.P.A. NRP 77081071 KASUBDITBINTIBSOS DITBINTIBMAS KORBINMAS BAHARKAM POLRI SBG DIRBINMAS POLDA JATIM

Untuk TR Kapolri: ST/1508/VII/KEP./2021 TGL 26-07-2021

1. AKBP FESTO ARI PERMANA, S.l.K. NRP 79020731 KAPOLRES MAGETAN POLDA JATIM SBG KASUBBAGRENMIN DITTIPIDEKSUS BARESKRIM POLRI

2. AKBP YAKHOB SILVANA DELARESKHA, S.l.K., M.Si. NRP 77010850 KASUBDIT IV DITRESKRIMSUS POLDA JATIM SBG KAPOLRES MAGETAN POLDA JATIM

3. AKBP LEONARD M. SINAMBELA, S.H., S.l.K., M.H. NRP 78081179 KAPOLRES BLITAR POLDA JATIM SBG WAKAPOLRESTA TANGERANG POLDA BANTEN

4. AKBP ADHITYA PANJI ANOM, S.l.K. NRP 81040857 KASUBDITREGIDENT DITLANTAS POLDA JATIM SBG KAPOLRES BLITAR POLDA JATIM

5. AKBP GANIS SETYANINGRUM, S.Si. NRP 73060624 KAPOLRES PELABUHAN TANJUNG PERAK POLDA JATIM SBG KASUBBAGDALGAR BAGREN RORENMIN BARESKRIM POLRI

6. AKBP ANTON ELFRINO TRISANTO, S.H., S.I.K., M.Si. NRP 80081146 KABAGOPS POLRESTABES SURABAYA POLDA JATIM SBG KAPOLRES PELABUHAN TANJUNG PERAK POLDA JATIM

7. AKBP RONALD ARDIYANTO PURBA, S.I.K. NRP 78081258 KAPOLRES MAGELANG POLDA JATENG SBG WADIRRESKRIMUM POLDA JATIM

8. AKBP ROBERTUS BELLARMINUS HERRY ANANTO PRATIKNYO, S.I.K., M.H. NRP 75091067 KAPOLRES SAMBAS POLDA KALBAR SBG KABAGRENPROGAR RORENA POLDA JATIM

9. AKBP ROFIKOH YUNIANTO, S.J.K. NRP 81040861 KASUBDIT I DITRESKRIMUM POLDA JATIM SBG KAPOLRES TANAH LAUT POLDA KALSEL

10. AKBP MARIYONO, S I.K, M.Si. NRP 79061511 KAPOLRES SERANG POLDA BANTEN SBG KABAGDALOPS ROOPS POLDA JATIM

Untuk: ST/1510/VII/KEP./2021 TGL 26-07-2021

1. KOMBES POL dr. RONI SUBAGYO, Sp.KJ. NRP 64040992 ANALIS KEBIJAKAN MUDA BIDANG DOKPOL BIDDOKKES POLDA JATIM (KPLB KBP TMT 25-2-2021) SBG TENAGA DOKKES INVESTIGASI KEPOLISIAN MADYA TK. III PUSDOKKES POLRI. {Bts/BS}

Continue Reading

Hukrim

Tanah PT APIM Bermasalah, Gugatan Penggugat Dikabulkan

Published

on

By

Sidang putusan tergugat PT. APIM

SURABAYA-Setelah hampir jatuh pailit, PT Avila Prima Intra Makmur ( APIM ) perusahaan yang dipimpin oleh Sutjianto Kusuma sebagai Presiden Direktur, kembali kalah atas gugatan perbuatan melawan hukum (PMH) yang diajukan oleh Budi Said, Tjioe Sien Jap, dan Hariyono Subagyo di Pengadilan Negeri Surabaya.

Pada persidangan perkara register nomor 61/Pdt.G/2021/PN.Sby, Senin (26/07/2021) telah diputuskan oleh majelis hakim yang di ketuai Sudar dalam amarnya mengabulkan gugatan penggugat, “Menyatakan Tergugat I, PT Avila Prima Intra Makmur telah melakukan perbuatan melanggar hukum,” tegas Sudar saat membacakan amar putusan kemarin.

Selanjutnya Majelis Hakim menyatakan bahwa asset tanah Seluas 185.414,28 m2 di Sidoklumpuk, Sidoarjo, yang sebagian bersertipikat hak guna bangunan atas nama PT. Avila Prima Intra Makmur, di dalam area Komplek Perumahan Argent Parc Sidoarjo, sejumlah 60% dari tanah tersebut merupakan hak dari Para Penggugat masing-masing sebesar 20%.

Menurut informasi yang dihimpun, pada perkara No. 52/Pdt-Sus.PKPU/2020/PN.Niaga.Sby, dalam pengurusan Tim Pengurus Bonar Parulian Sidabukke, SH., G.Dip., L.L.M, C.L.A, dan Yandi Suhendro SH, C.L.A, C.P.L, C.P.C.L.E, Bank UOB Indonesia merupakan kreditur pemegang hak tanggungan terkait tanah di Sidoklumpuk, Sidoarjo tersebut, oleh karena itu PT Bank UOB Indonesia (United Overseas Bank Indonesia) juga turut digugat dalam perkara ini.

Bonar Parulin Sidabuke, ketika dikonfirmasi terkait putusan perkara tersebut yang berkaitan dengan posisi para kreditur PT Avilla menyampaikan, “Kalau dalam konteks homologasi, bila ada pihak dirugikan dalam artian Debitor tidak bisa melaksanakan apa yang disepakati di dalam PKPU, maka dapat diajukan Pembatalan Perdamaian”, tutur Bonar saat dikonfirmasi via pesan WhatsApp(WA), Selasa (27/7).

Sedangkan terkait dengan adanya beberapa pembeli rumah di Argent Parc, dan menjadi kreditur saat itu Bonar membenarkan.” Memang iya ada beberapa pembeli rumah argent parc yang juga ikut ” imbuhnya.

Lebih lanjut, saat ditanya terkait Aset yang di putuskan juga merupakan hak dari para pengggugat sesuai putusan perkara 61/Pdt.G/2021/PN.Sby yang dibacakan, dan nasib dari para pembeli rumah Argent Parc juga dapat dirugikan dengan tindakan PT APIM, karena status hak atas tanahnya menjadi tidak jelas, Bonar menyampaikan bahwa pihak yang dirugikan dapat mengajukan pembatalan perdamaian.

Sementara itu, Ening Swandari, kuasa hukum para penggugat dalam perkara PMH, saat dikonfirmasi terkait perkara yang ditanganinya saat ini belum memberikan komentar meski telah membaca pesan di WhatsApp. {SN}

Continue Reading

Hukrim

Tim Intelijen Kejari Surabaya Amankan  Kurir Oksigen 

Published

on

By

Tim Intelijen Kejari Surabaya saat Meringkus Kurir Oksigen.

SURABAYA-Seorang pria berinisial A (19) berhasil diringkus oleh tim intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya pada pada siang tadi di kawasan Sukomanunggal. Surabaya ditangkap lantaran menjadi kurir tabung oksigen berisi 1 m3 yang dijual di atas kewajaran.

Tersangka merupakan pegawai di PT FM yang berlokasi di kawasan Mulyosari. Menurut pengakuan tersangka, perusahaan tersebut bergerak di bidang penjualan alat-alat kesehatan (Alkes).

Kepala Kejaksaan Negeri Surabaya, Anton Delianto SH., MH., saat dikonfirmasi terkait penangkapan tersebut membenarkan. Kemudian ia menjelaskan bahwa kronologi penangkapan tersebut bermula saat pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat adanya perusahaan yang menjual tabung gas di atas harga kewajaran.

” Satu buah tabung berisi 1 m3 oksigen dijual di atas harga kewajaran, sekira Rp 4,5 juta per tabungnya. Kalau yang lengkap (regulator dan troli tabung oksigen) seharga Rp 6,5 juta,” tutur Anton,

Usai mendapatkan informasi tersebut, lanjut Anton, bahwa pihaknya bergerak cepat menurunkan Tim Intelijen untuk melakukan penyelidikan. Tim kemudian melakukan undercover buy 2 unit tabung oksigen dan akhirnya berhasil mengamankan pelaku.

” Saat diamankan, pelaku kooperatif. Kita juga mengamankan barang bukti berupa 2 buah tabung oksigen seharga Rp 11 juta,” kata Anton.

Lebih lanjut Anton menerangkan, usai penangkapan pihaknya langsung berkoordinasi dengan Polrestabes Surabaya. Saat ini pelaku telah diserahkan ke Satreskrim Polrestabes Surabaya untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.

” Kegiatan ini dilaksanakan oleh Kejari Surabaya sesuai perintah Jaksa Agung RI untuk mendukung PPKM Level 4 untuk melakukan penindakan terhadap setiap orang yg berusaha menimbun, mempermainkan harga dan menghambat distribusi obat2an dan alat kesehatan terkait penanganan Covid-19,” tegasnya. {SN}

Continue Reading

Trending